Home / Belitong Humanities / Belitong Tourism and Holiday

Kamis, 23 Maret 2023 - 15:16 WIB

Miliki Nilai Seni Tinggi, Wabup Belitung Sebut Festival Ogoh-ogoh Layak Masuk dalam Kalender Pariwisata

Festival Ogoh-ogoh di Desa Adat Girijati, Dusun Balitung, Desa Pelepak Putih, Sijuk.

Festival Ogoh-ogoh di Desa Adat Girijati, Dusun Balitung, Desa Pelepak Putih, Sijuk.

BelitongToday, Tanjungpandan – Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie menilai Festival Ogoh-ogoh yang dilaksanakan oleh warga Hindu Dusun Balitung, Desa Pelepak Putih layak masuk dalam kalender pariwisata Belitung.

Menurutnya, Ogoh-ogoh merupakan suatu karya yang memiliki nilai seni tinggi dan layak untuk disuguhkan kepada para wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

“Festival Ogoh-ogoh bukan hanya peristiwa keagamaan melainkan juga merupakan karya seni yang maha tinggi dan bisa dicantumkan dalam satu momentum kepariwisataan,” ujar Isyak Meirobie, beberapa waktu lalu.

Ia menyampaikan ini usai menghadiri kegiatan festival Ogoh-ogoh di Desa Adat Girijati, Dusun Balitung, Desa Pelepak Putih, Kecamatan Sijuk, Belitung.

Menurutnya festival Ogoh-ogoh tersebut mendapatkan sambutan dan antusiasme dari masyarakat luas.

Baca Juga  Kesbangpol Belitung Timur Verifikasi LSM, OKP, dan Ormas

Hal ini terbukti dengan ramainya masyarakat lintas agama dan antar etnis untuk hadir menyaksikan penampilan Ogoh-ogoh tersebut.

“Ogoh-Ogoh yang ramai disaksikan oleh segala golongan masyarakat ternyata memiliki nilai keindahan dan budaya sendiri,” bebernya.

Ia menambahkan, pertunjukan Ogoh-ogoh dapat masuk dalam “Calendar of Event” pariwisata Belitung.

Penampilan Ogoh-ogoh bisa menjadi salah satu atraksi kepariwisataan baru di Belitung untuk dinikmati oleh para wisatawan.

“Saya menyebutnya ini momentum kepariwisataan, karena Hari Raya Nyepi itu hanya satu tahun sekali,” ucapnya.

Ia menjelaskan, jika pemerintah jeli maka sebenarnya Festival Ogoh-ogoh bisa masuk dalam kalender pariwisata Belitung.

Baca Juga  Pj Bupati Belitung Sambut Baik Dua Raperda Inisiatif DPRD Belitung

“Bisa tampil di pusat kota, tentu saja harus ada persiapan yang matang. Dari jauh-jauh hari kita coba umumkan kepada publik dan wisatawan,” tandasnya.

Isyak menyebutkan, di Bali misalnya, festival Ogoh-ogoh menjadi salah satu tontonan bagi wisatawan asing.

“Ogoh-ogoh tidak hanya soal budaya, tetapi juga bisa mengedukasi secara filosofi kepada masyarakat,” terangnya.

Menurutnya, ke depannya ia berharap dinas terkait dapat segera memasukkan festival ini dalam kalender pariwisata.

“Saya sudah sampaikan ke Dinas Pariwisata Belitung, Ogoh-Ogoh harus masuk dalam agenda kepariwisataan. Silahkan untuk koordinasikan dengan tokoh masyarakat setempat agar tahun depan dapat lebih banyak yang menyaksikan,” tutupnya. (Mg2)

Share :

Baca Juga

Selamat Laut Tanjung Rusa

Belitong Humanities

Kagumi Kekompakan Nelayan Desa Tanjung Rusa, Caleg PSI Wyllianto Berharap Tradisi “Selamat Laut” Terus Dilestarikan
Zakat Belitung

Belitong Humanities

Kemenag Belitung Imbau Masyarakat Bayar Zakat Fitrah di Awal Ramadhan
Muhammadiyah Belitung

Belitong Humanities

Gema Takbir Berkumandang, Warga Muhammadiyah Belitung Khusyuk Laksanakan Salat Idul Fitri 1444 Hijiriah

Belitong Humanities

MAN 1 Belitung Rayakan Milad Ke-30 dengan Gelar Pentas Seni “MANSABEL BEGAWAI VOL. 2”

Belitong Humanities

Harga Tiket Pesawat Tinggi dan Terbatas, Pemudik Pilih Naik Kapal Laut

Belitong Humanities

BNNK Belitung Gelar Konferensi Pers Akhir Tahun, Segini Sabu yang Berhasil Diamankan

Belitong Economic and Business

Sahani-Isyak Fokus Garap Pariwisata dan UMKM Tahun 2023

Belitong Humanities

Kebakaran Rumah Warga di Jalan Hasan Saie Simpang Kerjan, Damkar Belitung Gerak Cepat Jinakkan Si Jago Merah