Home / Belitong Humanities

Kamis, 9 April 2026 - 19:58 WIB

Perkuat Sinergi Pembangunan Keluarga, BKKBN Babel Gelar Rakorda Bangga Kencana 2026

Suasana Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tahun 2026.

Suasana Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tahun 2026.

BelitongToday, Tanjungpandan – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tahun 2026 di Gedung Serba Guna H. Isyak Zainudin, Rabu (8/4).

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor demi mewujudkan sumber daya manusia berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

​Mengusung tema “Transformasi Kemendukbangga Mendukung Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”, acara ini dihadiri lebih dari 200 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah pusat, daerah, hingga berbagai mitra kerja terkait.

​Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fazar Supriadi Sentosa, S.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa Bangka Belitung saat ini tengah berada pada fase bonus demografi.

Baca Juga  Pelaksanaan JPJR Belitung Timur Tahun 2025 Nanti Masih Akan Dievaluasi

Menurutnya, kondisi ini merupakan peluang besar sekaligus tantangan, terutama dalam menghadapi isu peningkatan jumlah penduduk lanjut usia dan upaya penurunan angka stunting yang belum merata.

​“Bonus demografi harus dimanfaatkan secara optimal melalui pembangunan keluarga yang terencana. Kunci utamanya ada pada intervensi yang tepat, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK),” ujar Fazar.

​Dalam Rakorda tersebut, dibahas sejumlah program prioritas sebagai langkah konkret percepatan pembangunan keluarga, antara lain:

Baca Juga  Program Makan Bergizi Gratis Didukung China: Peluang Emas untuk Kesehatan dan Ekonomi Nasional

​GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting)

​TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak)

​GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia)

​Makan Bergizi Gratis (MBG 3B) untuk percepatan penurunan stunting berbasis keluarga.

​Selain penguatan gerakan sosial, Rakorda tahun ini juga menyoroti pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan artifisial (AI) dalam sistem layanan konsultasi keluarga untuk meningkatkan aksesibilitas informasi bagi masyarakat.

​Melalui pertemuan strategis ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan di Bangka Belitung memiliki kesamaan persepsi dan komitmen kuat dalam mengintegrasikan program pembangunan keluarga, sehingga mampu mencetak generasi yang sehat dan berdaya saing di masa depan.(Adoy)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Kuota Calhaj Belitung Bertambah 11 Orang, Total 40 Jemaah Berangkat Haji 2026
Piala Kajari

Belitong Humanities

Berhasil Juarai Lomba Cerdas Cermat, SMAN 1 Simpang Pesak Terima Piala Kajari Beltim

Belitong Humanities

Wujud Kepedulian Kepada Masyarakat Belitung, Gubernur Babel Salurkan Sapi Kurban

Belitong Humanities

‎Tak Gentar Asap dan Api, Cerita Kang Rukma di Garis Depan Padamkan Karhutla Keciput

Belitong Humanities

H. Masdar Nawawi: Maulid Nabi 1446 Hijriah Momentum Meneladani Nabi Muhammad SAW

Belitong Humanities

Penambang Tradisional di Belitung Geruduk Kantor PWI Belitung

Belitong Humanities

Peringatan HUT ke-82 Paroki Regina Pacis, Romo Frengky: Momentum Menjadi Gereja yang Sinodal dan Partisipatif
SPBU

Belitong Humanities

Jika Terbukti Ada Pelanggaran, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Bakal Beri Sanksi Tegas kepada SPBU Perawas