Home / Belitong Humanities

Jumat, 29 Maret 2024 - 09:48 WIB

Misa Kamis Putih di Gereja Katolik Regina Pacis Tanjungpandan Berjalan Khidmat, Kenang Perjamuan Terakhir Yesus

Suasana kegiatan ibadah Misa Kamis Putih di Gereja Katolik Paroki Regina Pacis Tanjungpandan, Kamis 28 Maret 2024.

Suasana kegiatan ibadah Misa Kamis Putih di Gereja Katolik Paroki Regina Pacis Tanjungpandan, Kamis 28 Maret 2024.

BelitongToday, Tanjungpandan – Misa Kamis Putih di Gereja Katolik Paroki Regina Pacis Tanjungpandan, Kabupaten Belitung berjalan dengan penuh khidmat.

Suasana serba putih menyelimuti isi ruangan utama Gereja Katolik Paroki Regina Pacis Tanjungpandan. Diperkirakan jumlah umat Katolik yang mengikuti prosesi Misa Kamis Putih sebanyak 400 orang.

Kegiatan Misa Kamis Putih dipimpin langsung oleh Pastor Paroki Regina Pacis Tanjungpandan, RD Fransiskus Paskalis, Kamis 28 Maret malam. Rangkaian ibadah Misa Kamis Putih dimulai pukul 19.00 WIB dan berakhir pukul 21.00 WIB.

“Jumlah umat Katolik yang hadir diperkirakan mencapai 300-400 umat,” jelas Sekretaris Pipa Paroki Regina Pacis, Yohannes Djohan Wijaya, Kamis 28 Maret 2024.

Baca Juga  BREAKING NEWS! Pemkab Belitung Gelar Rapat Koordinasi Penyelesaian Permasalahan Foresta Lestari Dwikarya

Mengingat momentum Misa Kamis Putih bertepatan dengan bulan suci Ramadhan 1445 Hijiriah. Maka pihak gereja mengundur jam pelaksanaan ibadah Misa Kamis Putih satu jam dari jadwal di tahun-tahun sebelumnya.

Hal ini lantaran untuk menghormati waktu berbuka puasa umat Islam di seputaran kota Tanjungpandan.

“Sebagai bentuk rasa toleransi maka kita undur semula biasanya Ekaristi kita mulai pada pukul 18.00 WIB namun tadi kita baru mulai dipukul 19.00 WIB,” tandasnya.

Perjamuan Terakhir Yesus

Misa Kamis Putih merupakan awal dari Tri Hari Suci Paskah 2024. Misa Kamis Putih adalah untuk mengenang perjamuan terakhir Yesus dengan Murid-Nya.

Baca Juga  Peringatan Hari Jadi Kota Manggar ke-153 Bertabur Acara, Ini Temanya

Pada saat itu Yesus memecahkan sebuah roti dan membagikan kepada murid-murid-Nya. Ini adalah menunjukan bahwa Yesus menyerahkan diri sepenuhnya untuk menebus dosa para umat-Nya. Termasuk anggur yang dituangkan oleh Yesus merupakan manifestasi dari darah yang rela ditumpahkan-Nya bagi menebus dosa umat yang terkasih.

“Kemudian di Misa Kamis Putih Yesus juga membasuh kaki para murid-Nya simbol pelayanan dan kerendahan hati Yesus Kristus,” ucapnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

PPBI Cabang Belitung Gelar Rakercab 2026, Susun Strategi Majukan Seni Bonsai
Masjid At-Taqwa

Belitong Humanities

Masjid At-Taqwa Desa Mekar Jaya Direnovasi, Yuk Salurkan Donasi
PT Foresta

Belitong Humanities

“Air Gede Never Die”, Api Perlawanan Terhadap Foresta Kembali Menyala

Belitong Humanities

Tahun 2023, Kantor Imigrasi Tanjungpandan Sukses Raih Sejumlah Penghargaan, Rahmad Suharto Minta Kinerja Ditingkatkan

Belitong Humanities

Tanggapi Isu Soal Pengiriman Timah Kembali Terjadi, Kadishub Belitung Sidak ke Pelabuhan Tanjung Ru

Belitong Humanities

‎Balai Pemasyarakatan Tanjungpandan Kunjungi SMP Negeri 6 Tanjungpandan, Bangun Sinergitas
Salat Idul Fitri

Belitong Humanities

Sanem Salat Idul Fitri Bersama Ribuan Masyarakat, Ajak Umat Islam Maknai Idul Fitri Kembali Kepada Kesucian Diri

Belitong Humanities

[BREAKING NEWS] – Kebakaran Gedung di Dekat Satam Square