Yuspian berkeyakinan, pelaksanaan Belitung Chinese Internasional Festival 2024 menjadi momentum kebangkitan pariwisata Belitung di tengah melesunya kondisi pariwisata Belitung akibat dampak pandemi Covid-19.
“Kegiatan ini sebenarnya kita merangkai semua potensi budaya yang ada di Kabupaten Belitung sehingga ini menjadi kekuatan untuk meningkatkan promosi pariwisata Belitung,” tandasnya.
Ia berharap, kegiatan Belitung Chinese Internasional Festival 2024 dapat berlanjut di kemudian hari.

Hal ini diharapkan akan dapat mendatangkan wisatawan lebih banyak ke Belitung, tidak hanya dalam negeri namun juga mancanegara.
Yuspian menambahkan, rangakaian kegiatan BCIF 2024 akan berlangsung hingga 4 April mendatang. Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat datang dan menghadiri kegiatan BCIF 2024.
“Sehingga festival ini bisa menggerakkan semua sektor, ada bazar UMKM, ada perlombaan-perlombaan, ada lomba pantun, likoran atau pawai Tanglong, semuanya kita satukan dalam festival yang menunjukkan kekayaan dan keberagaman budaya Belitong,” sebutnya.

Selain itu, ia berharap pula pelaksanaan BCIF 2024 dapat mempromosikan pariwisata Belitung sampai ke mancanegara.
“Semoga dengan adanya Belitung Chinese Internasional Festival 2024 Belitung akan dikenal di Mancanegara,” paparnya.







