Home / Belitong Humanities

Kamis, 18 April 2024 - 18:36 WIB

Pasca Pengungkapan Mega Korupsi Tata Niaga Timah, Belitung Tak Lagi Seksi di Mata Pendatang

Pj Bupati Belitung, Yuspian.

Pj Bupati Belitung, Yuspian.

BelitongToday, Tanjungpandan – Selepas perayaan Idul Fitri biasanya akan ramai para pendatang untuk merantau dan mencari penghidupan yang lebih layak di luar daerah maupun kota.

Tidak sedikit, terkadang pendatang secara ramai maupun berbondong-bondong menuju suatu wilayah atau daerah yang dianggap dapat memberikan penghidupan atau pekerjaan yang lebih layak.

Fenomena ini terkadang menimbulkan permasalahan tersendiri baik dari aspek kependudukan, sosial, dan lain sebagainya.

Sehingga fenomena semacam ini yang kerap terjadi selepas perayaan Idul Fitri selalu diantisipasi oleh setiap pemerintah daerah.

Salah satu kota tujuan dari para pendatang untuk merantau baik bekerja atau mencari penghidupan yang lebih layak adalah Pulau Belitung.

Belitung di mata para pendatang, terkenal dengan kekayaan alam yang terkandung yakni timah. Sehingga ada harapan untuk bekerja dan mencari nafkah. Tidak hanya di sektor timah namun sektor lainnya juga.

Namun dengan adanya pengungkapan kasus mega korupsi tata niaga timah, Pulau Belitung tidak lagi seksi di mata para pendatang.

Baca Juga  Ratusan Massa Kembali Geruduk Kantor Bupati Belitung, Tuntut Penyelesaian Polemik Foresta, Minta Sanem Keluar

Wajar saja, dengan adanya pengungkapan kasus mega korupsi tata niaga timah harga jual timah di Pulau Belitung turun drastis.

Kondisi ini sangat dikeluhkan oleh masyarakat penambang, kondisi semakin berat apalagi menjelang Idul Fitri 1445 Hijriah kemarin. Timah murah, daya beli menurun, dampaknya perputaran uang melemah.

Kondisi ini turut dibenarkan oleh Pj Bupati Belitung, Yuspian ketika dikonfirmasi BelitongToday beberapa waktu lalu.

Menurut Yuspian, jika beranggapan bahwa selepas perayaan Idul Fitri para pendatang akan ramai berbondong-bondong datang ke Belitung adalah tidak tepat.

Hal ini dikarenakan situasi perekonomian Belitung tidak seperti dulu. Apalagi harga jual timah kala itu sedang tinggi-tingginya.

“Karena kita tahu semua bahwa Bangka Belitung masih ada kebijakan di bidang pertimahan, membuat situasi sosial ekonomi kita terkoreksi,” jelas Yuspian, Selasa 16 April lalu.

Baca Juga  Ratusan Peserta Pawai Ta’aruf Semarakkan Rangkaian Musyda ke-4 Muhammadiyah Beltim

Maka dari itu, lanjut dia, fenomenanya akan berbalik, bukan para pendatang ke Belitung malah orang Belitung sendiri yang akan ke luar kota.

“Karena para pendatang yang datang menggantungkan dengan kondisi pertimahan di Belitung,” tandasnya.

Yuspian menambahkan, maka dari itu, jika ada sebuah asumsi yang mengatakan bahwa di Belitung ada sebuah harapan atau peluang yang besar untuk penghidupan lebih layak adalah tidak benar. Ditambah kondisi situasi perekonomian Belitung seperti sekarang ini.

Akan tetapi, Menurut Yuspian, kondisi ini masih dinamis, pasalnya ada sejumlah agenda besar ke depannya seperti Pilkada 2024 dan pembenahan tata niaga timah.

“Ini akan ada dampak untuk berikutnya tetapi ini belum terasa sekarang karena saat ini kita masih baru mendengar kebijakan pemerintah mengalihkan timah menjadi barang tambang strategis,” jelasnya (Nazriel)

https://youtu.be/sSeZDR1uVLA?si=ayMfegCYg7B4yG_R

Share :

Baca Juga

Penghargaan

Belitong Humanities

Bupati Belitung Timur Terima Penghargaan UHC Award 2023
SMA Negeri 1 Manggar

Belitong Humanities

Burhanudin Bangga, Lulusan SMA Negeri 1 Manggar Berhasil Tembus ke Perguruan Tinggi Ternama

Belitong Humanities

Pendonor Belitung Diberikan Penghargaan
PT Foresta

Belitong Humanities

“Air Gede Never Die”, Api Perlawanan Terhadap Foresta Kembali Menyala

Belitong Humanities

Wujudkan Program Transformasi Pendidikan, Disdikbud Belitung Rampungkan Pengadaan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Belitong Humanities

Tahun Baru Imlek 2025 Kongzili Momentum Meningkatkan Kerukunan Bangsa

Belitong Humanities

Temui Massa Demonstran FPMB, Pj Bupati Belitung: Kita Tindak Lanjuti Sesuai Ketentuan yang Berlaku

Belitong Humanities

Kantor Imigrasi Tanjungpandan Sampaikan Capaian Kinerja 2022, Berikut Hasilnya