Home / Belitong Humanities

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:40 WIB

‎Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Djoni Alamsyah Beri Pesan Mendalam

Djoni Alamsyah Hidayat saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026 di halaman kantor Bupati Belitung, Kamis 1 Oktober 2026 (BelitongToday/IST- Prokopim Setdakab Belitung)

Djoni Alamsyah Hidayat saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026 di halaman kantor Bupati Belitung, Kamis 1 Oktober 2026 (BelitongToday/IST- Prokopim Setdakab Belitung)

BelitongToday, Tanjungpandan – Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, bertindak sebagai inspektur upacara pada Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Bupati Belitung, Kamis 1 Oktober 2026.

‎Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya membuktikan nilai-nilai Pancasila melalui tindakan nyata, mulai dari menyikapi persoalan antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga menjaga keikhlasan dalam bekerja tanpa terjebak gimik media sosial.

‎Di hadapan para peserta upacara, Djoni mengingatkan bahwa Pancasila bukan sekadar slogan yang dihafal, diucapkan, atau dipajang di dinding kantor. Menurutnya, inti sari Pancasila justru diuji pada situasi-situasi krusial dalam kehidupan sehari-hari.
‎Media Daulat Rakyat

‎”Pancasila justru diuji ketika keadaan sedang sulit, ketika kepentingan kita bertemu dengan kepentingan orang lain, ketika tidak ada yang mengawasi, dan ketika kita memiliki kesempatan untuk mengambil lebih dari yang seharusnya. Di sinilah integritas kita diuji,” tegas Djoni.

Baca Juga  Kunker ke Belitung, Edi Nasapta Bahas Solusi Kemerosotan Ekonomi Bangka Belitung

Uji Moral di Tengah Keterbatasan BBM

‎Menyinggung persoalan yang dirasakan masyarakat Belitung akhir-akhir ini terkait ketersediaan dan antrean BBM, Djoni menilai hal tersebut tidak hanya menguji sistem distribusi, tetapi juga moral kolektif masyarakat.

‎Ia mengajak masyarakat untuk menguji diri: apakah mau tertib, mau berbagi, dan memikirkan pengendara lain yang berada di antrean belakang.

‎”Pemerintah tentunya harus memperbaiki sistem, memperkuat pengawasan, dan menindak pelanggaran. Tetapi, masyarakat juga mempunyai tanggung jawab moral untuk menjaga ketertiban dan keadilan bersama, karena Pancasila mengajarkan kita bahwa kepentingan pribadi tidak boleh mengalahkan kepentingan bersama,” imbuhnya.

‎Kritik Budaya Pamer di Media Sosial

‎Dalam amanatnya, Bupati Belitung juga menyoroti fenomena budaya kerja masa kini yang kerap terjebak dalam pencitraan instan akibat kemudahan bermedia sosial. Sedikit bekerja ingin terlihat, sedikit membantu langsung ingin dipublikasikan.

Baca Juga  Dukung Pembangunan Olahraga di Belitung, Komunitas Kawan Amel dan Insya Allah Berhasyl Serahkan Bantuan Renovasi Lapangan Voli

‎Djoni menegaskan dirinya tidak menentang keterbukaan informasi maupun dokumentasi kinerja pemerintah. Namun, ia mengingatkan agar aparatur dan masyarakat tidak terjebak bekerja semata-mata demi pengakuan publik.

‎”Ada kebaikan yang tidak perlu dikamera, ada pelayanan yang tidak perlu dipublikasi, dan ada pertolongan yang cukup diketahui Allah SWT. Pekerjaan yang mungkin tidak pernah masuk media sosial, tapi manfaatnya dirasakan oleh orang banyak, itulah keikhlasan dalam pengabdian,” ujar Djoni penuh penekanan.

‎Ia ingin membangun budaya kerja di Belitung yang berorientasi pada kemanfaatan nyata, bukan sekadar panggung pencari tepuk tangan atau siapa yang paling sering muncul di layar gawai. (Nazriel Semesta)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Pemkab Belitung Terapkan WFH Setiap Jumat Mulai Pekan Depan, Layanan Publik Tetap Siaga
Fatayat NU kabupaten Belitung

Belitong Humanities

Ketua dan Pengurus Fatayat NU Belitung Masa Khidmah 2021-2026 Resmi Dilantik
Film Kedai Kopi

Belitong Humanities

Keren! Film Pendek “Kedai Kopi” SMK N 1 Sijuk Sabet Juara Pertama FLS2N

Belitong Humanities

Tutup Kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah 2023, Sanem Pamit Karena Masa Jabatan Segera Berakhir

Belitong Humanities

‎Imigrasi Tanjungpandan deportasi enam WNA asal China ‎
tradisi tahun baru imlek

Belitong Humanities

Ini Tradisi Tahun Baru Imlek di Berbagai Negara: Tidak Hanya Bersihkan Rumah dan Amplop Merah
aset

Belitong Humanities

Carut Marut Aset Pemkab Beltim, Komplek Perumahan Guru Banyak Ditempati Non ASN
Direktur KEK Pariwisata Tanjung Kelayang, Daniel Alexander menyerahkan secara simbolis sapi kurban Idul Adha 1444 Hijriah kepada masyarakat di sekitar lingkungan KEK Tanjung Kelayang

Belitong Humanities

Idul Adha 1444 Hijriah, KEK Tanjung Kelayang Salurkan Dua Sapi Kurban, Wujud Nyata Kontribusi Kepada Masyarakat