Home / Belitong Humanities

Rabu, 25 Desember 2024 - 12:27 WIB

Pesan Natal Romo Frengky, Ajak Umat Katolik Belitung Memperbaharui Diri

Suasana pelaksanaan ibadah Misa Malam Natal di Gereja Katolik Paroki Regina Pacis Tanjungpandan pada, Selasa 24 Desember 2024 malam.

Suasana pelaksanaan ibadah Misa Malam Natal di Gereja Katolik Paroki Regina Pacis Tanjungpandan pada, Selasa 24 Desember 2024 malam.

BelitongToday, Tanjungpandan – Pastor Gereja Regina Pacis Tanjungpandan, Romo Fransiskus Paskalis mengajak umat Katolik untuk memperbaharui diri dalam momentum peringatan Natal 2024.

Ia menjelaskan, setiap perayaan Natal pesannya selalu sama yakni ajak memperbaharui hidup.

“Jadi setiap perayaan Natal pesannya adalah sama yakni hidup baru,” ungkap Romo Fransiskus Paskalis, Selasa 24 Desember 2024 malam.

Ia menjelaskan, berdasarkan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) tema Natal 2024 adalah “Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem” (Lukas 2:15).

“Karena di Betlehem ada damai, di Betlehem orang saling mengasihi, di Betlehem ada hidup baru di mana orang saling mencintai, di mana tidak ada permusuhan, orang saling mencintai, di Betlehem ada hidup dalam persaudaraan dan kekeluargaan, begitu kira-kira pesan Natal,” ungkapnya.

Baca Juga  Distribusi Air Terganggu, PDAM Belitung Salurkan Bantuan Lewat Mobil Tangki

Kemudian, Romo Fransiskus Paskalis juga menyerukan perdamaian antara negara-negara di dunia yang saat ini tengah bertikai dan berperang sehingga mereka tidak merayakan Natal.

“Dalam doa-doa permohonan tadi kita doakan juga supaya mereka yang tidak bisa merayakan Natal karena sedang berkonflik semoga saling mengulurkan tangan, bangsa-bangsa yang bertikai segera berdamai sehingga mereka saling mengasihi,” jelasnya.

Baca Juga  Cegah P4GN di Kalangan Generasi Muda, BNNK Belitung Optimalkan Program Remaja Teman Sebaya Anti Narkoba

Bersatu Pasca Pilkada 2024

Kemudian tak lupa, Romo Fransiskus Paskalis juga mengajak masyarakat bersatu usai pelaksanaan Pilkada 2024.

Ia mengatakan, pilkada adalah agenda rutin pesta demokrasi lima tahun sekali. Diharapkan masyarakat bisa bersatu selepas pelaksanaan Pilkada 2024 dan tidak ada lagi perbedaan.

“Proses pilkada itu kan pesta demokrasi lima tahunan sudah selesai, sekarang hidup kembali normal, tidak ada lagi kelompok A dan kelompok B, grup ini dan grup ini. Siapapun pemimpinnya kita terima dan kita hidup sebagai warga negara yang baik, 100 persen Katolik dan 100 persen WNI,” imbuhnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Kemenag Belitung

Belitong Humanities

Kemenag Belitung Akan Pantau Hilal Idul Fitri 1444 Hijriah, Masdar Ajak Saling Menghormati Jika Terjadi Perbedaan

Belitong Humanities

Dishub Belitung Minta Pengendara Ekstra Waspada di Musim Hujan

Belitong Humanities

Bupati Belitung Salurkan Bantuan Kemensos RI
KNPI Belitung

Belitong Humanities

Optimalkan Peran dalam Penguatan Ekonomi dan Pengembangan Daerah, DPD KNPI Belitung Gelar Rakerda

Belitong Humanities

Perkumpulan Nelayan Gantong Bertekad Berperan Aktif Menjaga Stabilitas Keamanan Wilayah

Belitong Humanities

‎Tak Gentar Asap dan Api, Cerita Kang Rukma di Garis Depan Padamkan Karhutla Keciput

Belitong Humanities

Perkuat Silaturahmi, Pemkab Belitung Gelar Safari Ramadhan 1445 Hijriah

Belitong Humanities

‎Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional 2025 di Kantor Bupati Belitung Berlangsung Khidmat