Home / Belitong Humanities

Selasa, 23 Januari 2024 - 16:44 WIB

RKPD 2025, Pemkab Belitung Timur Prioritaskan Pembangunan di Sejumlah Sektor

Forum Konsultasi Publik RKPD Belitung Timur 2025.

Forum Konsultasi Publik RKPD Belitung Timur 2025.

BelitongToday , Manggar – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur akan memprioritaskan pembangunan di bidang sosial, ekonomi, dan pengembangan Sumber daya manusia pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025 mendatang.

Selain itu, Pemkab Belitung Timur juga menekan angka kemiskinan, peningkatan kualitas produk UMKM dan investasi serta penguatan sistem pemerintahan berbasis elektronik.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Beltim, Mathur Noviansyah saat mendampingi Bupati Beltim, Burhanudin membuka Forum Konsultasi Publik (FKP) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Beltim Tahun 2025 di Ruang Pertemuan Gunung Lumut Kantor Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Senin, 22 Januari 2024.

“Pertama kalau di bidang sosial, kita fokus ke penanggulangan kemiskinan dan pengendalian inflasi. Terutama untuk menekan angka kemiskinan ekstrem, kalau pengendalian inflasi kita sudah berjalan dengan baik,” kata Mathur.

Baca Juga  Penerimaan Zakat dan Infak Baznas Beltim Menurun

Menekan angka kemiskinan ini lanjut Mathur, ditargetkan dengan menjaga pertumbuhan angka kemiskinan tetap 0 persen atau tidak ada penambahan jumlah keluarga yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem.

“Sesuai dengan target dari Presiden 2024 mendatang. Kita tidak mungkin menghilangkan orang miskin, namun pertumbuhannya harus menjadi 0 persen,” jelas Mathur.

Pemkab Beltim juga akan memperkuat ekonomi masyarakat terutama produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Ke depannya produk-produk UMKM di Kabupaten Beltim akan ditingkatkan kualitasnya.

“Kalau bisa persoalan UMKM kita bukan lagi di produksi, tapi sudah marketing. Jadi kalau selama ini mengejar kuantitas, kita akan fokus dengan peningkatan kualitas,” ujar Mathur.

Mantan Kepala Bappelitbangda ini mencontohkan produk Madu Teran, yang akan mendapatkan Sertifikat Indikasi Geografis dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Baca Juga  Besok, ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung Kembali Masuk Kerja

Dengan diperolehnya sertifikat tersebut akan membuat madu teran makin dikenal dan berpotensi ekspor keluar manca negara.

“Yang kita kejar bukan volumenye lagi, tapi kualitas produk madu itu, baik dari kandungan mineralnya, vitamin atau nutrisi, yang sifatnya akan menjadi produk unggul. Jadi walau jumlahnya sedikit namun akan memiliki nilai yang tinggi,” beber Mathur.

Fokus yang ke tiga, yakni mengoptimalkan sistem pelayanan publik melalui kegiatan berbasis elektronik atau e-goverment. Dimana Pemkab Beltim harus menerapkan SPBE secara penuh.

“Perencanaan, pengelolaan keuangan daerah, penatausahaan ataupun fungsi-fungsi yang terkait dengan ekonomi sudah dilakukan melalui elektronik. Kemudian juga marketing dan marketplace yang nanti akan menjadi tempat para entrepreneur seharusnya sudah mulai ditingkatkan intensitas pengunaannya,” tambah Mathur. (Angga/Rel)

https://youtu.be/AC4hLJcLIuw?si=w5l5NFhBoj4Ys4Oy

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Jepang, Prancis, dan China Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia

Belitong Humanities

Mikron Antariksa dan Indahnya Rumah Kita

Belitong Humanities

Wabup Belitung Buka Forum Perangkat Daerah Kabupaten Belitung 2025
Selamat Laut Tanjung Rusa

Belitong Humanities

Kagumi Kekompakan Nelayan Desa Tanjung Rusa, Caleg PSI Wyllianto Berharap Tradisi “Selamat Laut” Terus Dilestarikan

Belitong Humanities

Hari Terakhir Libur Idul Fitri 1445 Hijriah, Puncak Arus Balik Terjadi di Pelabuhan Tanjungpandan

Belitong Humanities

Ini Pesan Khatib Shalat Idul Fitri 1445 Hijriah di Halaman Kantor Bupati Belitung

Belitong Humanities

Kapal Express Bahari 3 E Berangkatkan 237 Penumpang, Besok Prediksi Puncak Arus Mudik
Rehabilitasi Rumah Layak Huni

Belitong Humanities

Kodim 0414 Rehabilitasi Rumah Hartoni Menjadi Layak Huni