Home / Belitong Humanities

Kamis, 14 September 2023 - 18:22 WIB

Siswa TK dan SD di Beltim Masuk Sekolah Sampai Hari Jumat, Ini Alasannya

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur, Sarjano.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur, Sarjano.

BelitongToday, Manggar – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur telah menetapkan perubahan jadwal kerja atau mengajar bagi guru Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD).

Sebelumnya jadwal mengajar guru TK dan SD adalah sebanyak enam hari di Kabupaten Belitung Timur. Namun sekarang berlangsung menjadi lima hari. Adapun hari tersebut yakni Senin sampai Jum’at.

“Sekolah sudah berjalan atau berlangsung lima hari belajar untuk siswa dan lima hari bekerja untuk guru,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur, Sarjano, Kamis (14/9).

Perubahan lima hari bekerja untuk guru TK dan SD di Kabupaten Belitung Timur mulai berlaku sejak 4 September 2023 lalu.

Baca Juga  โ€ŽDesa Air Raya Resmi Berusia 14 Tahun, Kades Sebut Banyak Kemajuan dan Perkembangan

Dia menjelaskan, bahwa perubahan tersebut merupakan implementasi terhadap Peraturan Presiden tentang Instansi Pemerintah Daerah.

Dalam Perpres tersebut, Sarjano melanjutkan, jadwal bekerja bagi guru TK dan SD adalah lima hari kerja.

“Kita mengikuti dan mengimplementasikan perpres itu. Karena sekolah itu masuk dalam bagian instansi pemerintah,” jelasnya.

Meski jam belajar siswa mengalami perubahan karena penyesuaian dengan jam bekerja guru. Ia mengatakan, tidak ada satupun dari orang tua siswa yang merasa keberatan.

“Sampai saat ini tidak ada penolakan dari wali murid. Mereka kelihatannya enjoy-enjoy saja dan masih bisa menyesuaikan,” ucapnya.

Baca Juga  Djoni Alamsyah: Perbedaan Bukanlah Penghalang Tapi Kekuatan Menyatukan

Pada dasarnya lima hari belajar akan terjadi perubahan sistem dan waktu belajar menjadi delapan jam dalam satu hari. Pelaksanaan program tentu harus didukung oleh kesiapan lembaga pendidikan dengan ketersediaan sarana prasarana pendukung di sekolah dan program belajar dan eskul yang dirancang untuk memenuhi full day school itu.

Pelaksanaan lima hari sekolah harus dibarengi dengan kesiapan anak dan orang tua dalam hal transportasi, makan, dan belanja. Termasuk kesehatannya karena akan terjadi perubahan pola. Termasuk waktu istirahat anak di sekolah dan kegiatan lainnya di luar sekolah untuk pengembangan diri. (Mario)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Komunitas ‘Belitong Muda Bisa’ Kembali Menyalurkan Bantuan Rak ke Masjid di Tanjungpandan

Belitong Humanities

3,5 Tahun Emban Tugas Sebagai Kepala Kemenag Belitung, Masdar Nawawi Purna Tugas, Ini Kesan dan Pesannya

Belitong Humanities

Massa FPMB Membubarkan Diri, Bakal Datang Lagi Jumat Ini, Tagih Tuntutan Mereka

Belitong Humanities

Tumbuhkan Semangat Cinta Dirgantara, Santri Ponpes Daarul Arafah Kunjungi Lanud H. AS Hanandjoeddin
Reformasi

Belitong Humanities

Hadiri Kegiatan Halal Bihalal Reformasi, Komite Reformasi Belitung, Ini Penyampaian Wabup Belitung
Pemilihan Bujang Dayang Belitung Timur 2023

Belitong Humanities

Sempat Terhenti Akibat Pandemi Covid-19, Pemkab Belitung Timur Bakal Gelar Pemilihan Bujang Dayang 2023

Belitong Humanities

Djoni Alamsyah Ajak OPD di Lingkungan Pemkab Belitung Bertransformasi
Mirza Dallyodi MABMI Belitung

Belitong Humanities

Mirza Dallyodi Jabat Ketua MABMI Belitung, Siap Jaga dan Lestarikan Adat Melayu