Home / Belitong Humanities

Minggu, 15 September 2024 - 06:30 WIB

Tim Dayung Jelajah Nusantara Wanadri Kagumi Keramahan Masyarakat Belitung

Ketua Harian DJN Wanadri Belitong Sea Kayak Expedition 2024, Priyo Utomo Laksono.

Ketua Harian DJN Wanadri Belitong Sea Kayak Expedition 2024, Priyo Utomo Laksono.

BelitongToday, Sijuk – Tim ekspedisi Dayung Jelajah Nusantara (DJN) Wanadri Belitong Sea Kayak Expedition 2024 mengagumi keramahan masyarakat Pulau Belitung.

Menurut Ketua Harian DJN Wanadri Belitong Sea Kayak Expedition 2024, Priyo Utomo Laksono mengatakan selama perjalanan mengarungi Pulau Belitung mereka banyak dibantu oleh masyarakat lokal khususnya nelayan.

“Jadi di titik-titik rawan serangan reptil buaya, kami mendapatkan pengawalan yang luar biasa dari masyarakat khususnya nelayan lokal,” kata Priyo Utomo Laksono dalam sesi konferensi pers bersama para awak media, Sabtu 14 September 2024.

Baca Juga  Hadapi Arus Mudik Lebaran, Forkopimda Babel Gelar Rakor Lintas Sektoral Ops Ketupat Menumbing 2023

Ia mengatakan, keramahan masyarakat Belitung ini menjadi modal berharga bagi promosi pariwisata Belitung ke depannya.

“Saya rasa kalau di Nusantara ini di negeri yang semua masyarakatnya ramah, tapi Belitung ini saya bilang masyarakatnya pekerja keras, semangat kerjasama agak terasa,” paparnya.

Selain itu, Belitung juga menyimpan potensi wisata alam dan minat khusus untuk berpetualang ke tempat-tempat yang masih asli.

“Kadang kalau ke tempat-tempat yang masih asli masyarakat lokal tidak tahu bersikap untuk menyambut tamu yang datang berkunjung, secara tidak sadar mereka bertanya membuat menjadi rikuh, namun di Belitung tidak, orang Belitung itu ramah dan sangat ramah,” katanya.

Baca Juga  Sukses Bina Masyarakat Bantu Tugas Polri, Kapolsek Tanjungpandan Raih Penghargaan di Hari Bhayangkara Ke-77

Keramahan ini, menurut Priyo, menjadi modal pula bagi Belitung untuk mengembangkan wisata alam dan minat khusus ke depannya.

“Kalau soal alam tentunya kita sudah menyimak keindahan Belitung soal batu granit landscape-nya itu, mangrove, dan budaya,” tutupnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Tahun Depan, Pemkab Belitung Naikkan Nominal Beasiswa SIMPOR Menjadi Rp750 Ribu
Desa Perawas

Belitong Humanities

TNI-Polri Latih Masyarakat Desa Perawas Sigap Tanggulangi Bencana Alam

Belitong Humanities

Pj Bupati Belitung Buka Musrenbang Selat Nasik, Dorong Penguatan Sektor Unggulan Melalui Inovasi

Belitong Humanities

Setelah Melalui Proses Verifikasi dan Musyawarah, Penimbunan Kolong Pak Maki Tetap Dilanjutkan, Ini Alasannya

Belitong Humanities

‎Wujudkan Semangat Pengabdian, Lanud H. AS Hanandjoeddin Bersihkan Monumen Pesawat AS-202 Bravo

Belitong Humanities

IKPD Belitung Bakal Tingkatkan Kompetensi Penyandang Disabilitas, Siap Bersaing di Dunia Kerja
Yeti Airlines

Belitong Humanities

Mengenal Sosok Perekam Detik Terakhir Yeti Airlines di Nepal

Belitong Humanities

Pokja Wartawan Belitung Audiensi dengan Bupati Belitung, Ini Pembahasannya!