Home / Belitong Humanities

Senin, 11 November 2024 - 16:41 WIB

Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Gedung Nasional Tanjungpandan Berlangsung Khidmat

Upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November 2024 di halaman Gedung Nasional Tanjungpandan, Senin 11 November 2024.

Upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November 2024 di halaman Gedung Nasional Tanjungpandan, Senin 11 November 2024.

BelitongToday, Tanjungpandan – Pemerintah Kabupaten Belitung menggelar kegiatan upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November 2024 di halaman Gedung Nasional Tanjungpandan, Senin 11 November 2024.

Bertindak selaku komandan upacara yakni Lettu Pom Eka Putra yang sehari-hari bertugas sebagai Komandan Satpom Lanud HAS Hanandjoeddin dan Inspektur Upacara yakni Letkol Pnb Zen Mokhamad selaku Danlanud HAS Hanandjoeddin Belitung.

Kegiatan upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November 2024 juga dihadiri oleh Pj Bupati Belitung, Mikron Antariksa, Ketua DPRD Belitung, Vina Cristyn Ferani beserta jajaran Forkopimda Belitung.

Inspektur Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2024, Letkol Pnb Zen Mokhamad dalam amanatnya membacakan intisari sambutan Mensos Syaifullah Yusuf. Ia mengucapkan selamat memperingati Hari Pahlawan Nasional 2024.

Baca Juga  Usung Tagline 'Buat Belitung Menyala Kembali' Pasangan Isyak - Masdar Resmi Mendaftar ke KPU Belitung

Menurut dia, demi mencapai cita-cita Indonesia yang sejahtera adil dan makmur maka setiap perbuatan harus senantiasa diilhami oleh semangat kepahlawanan.

“Kita harus memberikan sumbangsih yang berarti bagi kemajuan bangsa Indonesia terlebih dalam situasi global yang suka diprediksi ini,” paparnya.

Dengan demikian, mencintai negeri adalah juga dengan memperkuat jalinan kesetiakawanan sosial memperkuat persatuan dan solidaritas sosial, menghidupkan kembali semangat Indonesia persaudaraan sesama anak bangsa.

“Perjuangan membangun bangsa senantiasa berbeda dengannya dari tahun, ini terkait dengan perubahan lingkungan bangsa Indonesia pada setiap masa akan berbeda peluangnya kekuatannya dan keterbatasan,” jelasnya.

Ia mengatakan, ketika dahulu implementasi pahlawanan adalah dengan semangat mendobrak menjebol dan meruntuhkan bangunan struktur kolonialisme penjajah.

Baca Juga  Kontingen Porprov Belitung Timur Berduka, Marknen Pelatih Catur Berpulang

Letkol Pnb Zen Mokhamad melanjutkan, maka saat ini implementasinya adalah meruntuhkan struktur kemiskinan dan kebodohan yang menjadi akar masalah sosial di Indonesia.

“Oleh karenanya semangat kepahlawanan harus menjalar pada semangat pembangunan, menciptakan kemakmuran masyarakat, mewujudkan perlindungan sosial sepanjang hayat, mewujudkan kesejahteraan sosial,” paparnya.

Ia menyebutkan, kemajuan sebuah bangsa bukan saja diukur dari ekonomi, namun kemajuan sebuah bangsa juga diukur dari kemampuannya mengelola permasalahan.

“Apakah dimungkinkan muncul pahlawan saat ini mengingat koridor perjuangan fisik untuk mendirikan negara telah selesai dengan terbentuknya NKRI tentunya pertanyaan itu sangat penting jika dikaitkan dengan ladang perjuangan. Maka sangat mungkin akan lahir para pahlawan baru sekarang ini,” jelasnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Peringati Hari Kesehatan Dunia 2025, Dua Orang WBP Lapas Kelas II B Tanjungpandan Terima Remisi Sakit

Belitong Humanities

BKPSDM Belitung Sampaikan Sanksi Pelanggaran Netralitas, Mulai Teguran Hingga PTDH
Belitung Timur

Belitong Humanities

Cegah Kenakalan Remaja, Dinsos Beltim Imbau Orang Tua Aktif Awasi Pergaulan Anak

Belitong Humanities

Pelindo Grup Survei Kepuasan Pelanggan 2023 di Belitung, Komitmen Tingkatkan Pelayanan
Penanganan Stunting

Belitong Humanities

Pimpin Rakor Percepatan Penanganan Stunting, Wabup Belitung Minta Maaf Jika Belum Maksimal

Belitong Humanities

Kelurahan Kampung Damai Belitung Jadi Peserta Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Babel

Belitong Humanities

Awas! ASN Belitung Jangan Bolos, Ada Sidak Hari Pertama Masuk Kerja
Penerimaan Mahasiswa Baru Akademi Metrologi dan Instrumentasi

Belitong Humanities

Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Akademi Metrologi dan Instrumentasi Kemendag Sepi Peminat di Beltim, Ini Penyebabnya