Home / Belitong Humanities

Rabu, 25 Januari 2023 - 21:55 WIB

Warga Air Seru dan Alter Abadi Gelar Mediasi Terkait Penutupan Akses Jalan

Kegiatan mediasi antara warga Desa Air Seru dengan pihak PT. Alter Abadi tentang permasalahan penutupan akses kendaraan perusahaan oleh warga yang berlangsung di kantor camat Sijuk, Rabu (25/1).

Kegiatan mediasi antara warga Desa Air Seru dengan pihak PT. Alter Abadi tentang permasalahan penutupan akses kendaraan perusahaan oleh warga yang berlangsung di kantor camat Sijuk, Rabu (25/1).

Sijuk, BelitongToday – Warga menggelar mediasi terkait penutupan jalan akses kendaraan angkutan perusahaan PT Alter Abadi di Desa Air Seru, Kecamatan Sijuk.

Kegiatan mediasi tersebut berlangsung di kantor Camat Sijuk, Rabu (25/1).

Camat Sijuk, Febriansyah mengatakan mediasi bertujuan untuk mencari solusi terkait masalah jalan yang biasa digunakan oleh angkutan PT. Alter Abadi untuk mengirim kaolin.

Febriansyah berharap, diskusi tersebut melahirkan solusi yang tidak merugikan kedua bela pihak.

“Intinya dari pemerintah jangan sampai ada tindakan yang dapat merugikan kedua belah pihak,” jelasnya.

Oleh karena itu, perusahaan juga sebaiknya dapat mempertimbangkan pemikiran dari warga dan kemudian membantu memberikan solusi melalui mediasi terkait penutupan akses jalan ini.

Baca Juga  Jelang Pemilu 2024, ASN Belitung Baca Ikrar Netralitas

“Sehingga permasalahan ini bisa selesai tanpa saling merugikan antara warga dan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Air Seru, Prasastia Yoga menyampaikan, pihak desa telah meminta kepada perusahaan agar mengalihkan jalan ke jalan alternatif.

“Kami sudah pernah menanyakan kepada sopir yang mengangkut pasir dan menanyakan bahwa pasir tersebut bukan milik PT. HRB akan tetapi milik PT. Alter Abadi,” paparnya.

Sebagai kepada desa ia harus melindungi kedua belah pihak.

“Seharusnya PT. Alter Abadi koordinasi dengan PT. HRB yang memiliki jalan sendiri, pihak desa, dan kecamatan tidak pernah mendapatkan materi dari perusahaan dan semua pihak perlu ketahui,” ungkapnya.

Baca Juga  Sebuah Rumah Tinggal di Dekat Eks RSUD Belitung Terbakar, Api Diduga Berasal dari Korsleting Dispenser

Lebih lanjut, Ketua Forum Masyarakat Peduli Kampong Air Seruk, Sumarta memaparkan, masalah ini bukan bentuk perlawanan namun warga berharap ada solusi.

“Karena sebelumnya pada tahun 2021 telah ada kesepakatan antara perusahaan dengan warga bahwa pihak perusahaan akan mengalihkan jalan tersebut,” ungkapnya.

Sumarta berharap, kendaraan pihak perusahaan tidak melewati jalan Bahari lagi karena jalan tersebut sudah sempit.

“Ada fasilitas umum sekolah dasar dan masjid sehingga rawan kecelakaan dan jalan sudah rusak tanpa ada perbaikan dari perusahaan,” terangnya. (Angga)

https://youtu.be/HknPR4dDkBU

Share :

Baca Juga

Bupati Belitung Mutasi Pejabat

Belitong Humanities

Bupati Belitung Mutasi Sejumlah Pejabat, Salman Alfarisi dan Thohari Warsito Tukar Posisi

Belitong Humanities

Santri Harus Terus Membekali Diri Agar Mampu Berkompetisi

Belitong Humanities

Berhasil Evakuasi Satu Jasad dan Serpihan Helikopter Polri NBO-105, Tim Gabungan Persempit Area Pencarian

Belitong Humanities

Rasa Bangga dan Haru, KRI Dewaruci Tinggalkan Beltim

Belitong Humanities

Hadiri Jamuan Makan Malam Press Gathering 2024, Kadiskominfo Belitung Pamit Purna Tugas
SMPN 4 Manggar

Belitong Humanities

Tingkatkan Jumlah Koleksi Buku, Dinas Perpustakaan Beltim Jalin Kerjasama dengan SMPN 4 Manggar

Belitong Humanities

Baznas Belitung Sukses Gelar Sunatan Massal

Belitong Humanities

PGRI Beltim Gelar Seminar Pendidikan Karakter, Ratusan Guru Antusias Ikuti Kegiatan