BelitongToday, Tanjungpandan – Sebagai wilayah kepulauan, kebutuhan beras Belitung sangatlah tergantung dengan pasokan dari luar daerah.
Menurut Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Belitung, Eny Sulistiyowati mencatat kebutuhan beras di Belitung dalam setahun mencapai 20.051 ton.
Dari jumlah tersebut 97 persen masih dikirim dari luar daerah khususnya Ibu Kota Jakarta.
“Sekitar 97 persen didatangkan dari luar daerah salah satunya adalah dari Jakarta,” jelas Eny Sulistiyowati, Rabu 11 Desember 2024.
Menurutnya, produksi padi petani lokal pun belum mampu untuk menyokong kebutuhan beras masyarakat Belitung.
Jika dirata-ratakan, Eny Sulistiyowati melanjutkan, produksi beras petani lokal hanya mampu memenuhi sekitar 400 ton saja dari seluruh jumlah global kebutuhan beras masyarakat Belitung.
“Kalau produksi beras lokal itu hanya cukup untuk satu minggu saja,” ungkapnya.
Maka dari itu, pasokan beras di Belitung sangat tergantung dengan kondisi cuaca dan transportasi kapal pengangkut. Jika cuaca bagus maka pasokan lancar. Namun apalagi di tengah kondisi musim barat sekarang harus diwaspadai.
“Kalau ada kapal pengiriman lancar, namun stok tidak pernah sampai menipis selalu ada untuk tiga bulan,” jelasnya. (Nazriel)







