Home / Belitong Economic and Business

Kamis, 19 Oktober 2023 - 20:15 WIB

Beltim Bakal Dapat Kucuran Insentif Fiskal Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

Sekretaris TKPK Kabupaten Belitung Timur, Mathur Irawan.

Sekretaris TKPK Kabupaten Belitung Timur, Mathur Irawan.

BelitongToday, Manggar – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur bakal mendapatkan kucuran insentif fiskal untuk kategori kinerja penghapusan kemiskinan ekstrem tahun 2023 dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Hal tersebut tertuang berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 350 tahun 2023 Kabupaten Belitung Timur tentang Perolehan Alokasi Insentif Fiskal.

Kabupaten Beltim memperoleh insentif untuk Kategori Kinerja Penghapusan Kemiskinan Ekstrem tahun 2023 sebesar Rp6.272.867.000.

Sekretaris TKPK Kabupaten Beltim, Mathur Novriansyah, mengungkapkan Kabupaten Beltim menerima insentif lantaran rutin menyampaikan laporan hasil pelaksanaan Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) kepada gubernur setiap tiga bulan sekali. Hal ini sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 tahun 2022.

Untuk Percepat Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

“Insentif fiskal ini dalam rangka percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. Tujuannya untuk memacu pemerintah daerah untuk terus melakukan peningkatan kinerja di daerah. Ini dalam mendukung kebijakan pemerintah secara nasional,” ungkap Mathur di ruang kerjanya, Kamis (19/10).

Baca Juga  Kunjungi Balai Penyuluhan KB Tanjungpandan, Kepala BKKBN Babel Apresiasi Peran Penyuluh dan Petugas Lapangan

Ia menjelaskan, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 97 Tahun 2023 pasal 3 ayat 2 menyatakan bahwa kinerja penghapusan kemiskinan ekstrem berdasarkan data realisasi belanja penandaan kemiskinan ekstrem. Juga, kepatuhan pemerintah daerah dalam penggunaan dan verifikasi data pelaksanaan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, dan kinerja penanggulangan kemiskinan daerah.

“Ada nilai dengan bobot tertentu untuk setiap penjumlahan. Data surat keputusan bobot 35 persen, data lampiran surat keputusan atau data verifikasi dan validasi bobot 35 persen. Kemudian, data pelaporan triwulan I bobot 15 persen, dan data pelaporan triwulan II bobot 15 persen,” jelas Mathur.

Baca Juga  Pasar Hatta Belitung Resmi menjadi Pasar SIAP QRIS, Dorong Penggunaan Transaksi Digital

Ia memaparkan, Kabupaten Beltim bahkan dinilai yang paling rajin mengirimkan laporan PPKE. Dalam absensi PPKE Provinsi Kepulauan Bangka Belitung per 10 Oktober 2023 Kabupaten Beltim yang pertama mengirimkan seluruh laporan dengan lengkap.

“Kebijakan fiskal ini nantinya dapat berguna untuk kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pengentasan kemiskinan di daerah. Bukan hanya untuk bantuan saja namun juga untuk pengembangan SDM. Termasuk juga mempelajari tata cara percepatan pengentasan kemiskinan di daerah lain,” terang Mathur.

Selain kategori kinerja penghapusan kemiskinan ekstrem, Kementerian Keuangan juga memberikan kebijakan fiskal untuk kategori kinerja penurunan Stunting. Juga, kinerja penggunaan produk dalam negeri dan kinerja percepatan belanja daerah. (Mario)

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

Terkait Pengembangan Pelabuhan Tanjung Batu, Sanem: Usaha Besar Pasti Tantangannya Besar

Belitong Economic and Business

Sepanjang 2022, Belitung Ekspor 33 Ton Kerapu ke Hong Kong

Belitong Economic and Business

Harga Daging Sapi di Pasar Tanjungpandan Stabil, Stok Dipastikan Cukup

Belitong Economic and Business

Arus Kunjungan Wisatawan Menurun, Pj Gubernur Babel Sebut Belitung Butuh Tambahan Penerbangan

Belitong Economic and Business

Ada Indikasi Monopoli Peternak Besar, Peternak Ayam Mandiri Belitung Kesulitan Mendapatkan DOC, Bakal RDP ke DPRD
Massa Tutup Pabrik Foresta

Belitong Economic and Business

Semakin Memanas! Massa Tutup Sementara Pabrik Foresta, Kunci Pabrik Tetap Dipegang Pihak Perusahaan
Bupati Belitung Sahani Saleh membuka kegiatan Belitung Expo 2023

Belitong Economic and Business

Sahani Saleh: Belitung Expo 2023 Momentum UMKM Naik Kelas
Suharso Monoarfa membuka kegiatan ASEAN

Belitong Economic and Business

Suharso Monoarfa Buka Acara ASEAN Blue Economy Forum di Belitung, Sebut Ekonomi Biru Penting di Asia Tenggara