Home / Belitong Politics

Selasa, 8 Agustus 2023 - 11:47 WIB

Penutupan Pabrik Rugikan Koperasi Rp1.8 Miliar, DPRD Belitung Gelar Audiensi Bersama Pengurus Koperasi Mitra Foresta

Kegiatan audiensi antara pengurus koperasi mitra PT. Foresta Lestari Dwikarya bersama DPRD Belitung di ruang Banmus DPRD Belitung, Senin (7/8) siang.

Kegiatan audiensi antara pengurus koperasi mitra PT. Foresta Lestari Dwikarya bersama DPRD Belitung di ruang Banmus DPRD Belitung, Senin (7/8) siang.

BelitongToday, Tanjungpandan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belitung menggelar audiensi bersama delapan pengurus koperasi mitra PT Foresta Lestari Dwikarya.

Audiensi tersebut berlangsung di ruang Banmus DPRD Belitung, Senin (7/8) siang.

Ketua DPRD Belitung, Ansori kepada awak media menjelaskan bahwa audiensi tersebut berlangsung untuk mendengar sekaligus mencari solusi atas permasalahan pada pengurus dan anggota koperasi mitra PT Foresta Lestari Dwikarya.

“Karena sejak adanya penutupan pabrik kemarin memang buah kelapa sawit tidak bisa mereka jual ke pabrik,” ucap Ansori.

Namun, ia melanjutkan, sejak beberapa hari terakhir pabrik PT. Foresta Lestari Dwikarya kembali beroperasi seiring adanya persetujuan dari korlap aksi dan para demonstran.

Baca Juga  Isyak - Masdar Gelar Inagurasi di KV. Senang, Parpol Pengusung Sepakat Saling Solid

“Sudah seminggu lalu sejak tim ukur ulang itu turun ke lapangan pabrik sudah menerima buah dari koperasi mitra,” jelas Ansori.

Ia menjelaskan, meskipun demikian, tuntutan para demonstran terhadap PT. Foresta Lestari Dwikarya bukan tidak diproses. Seiring berjalannya pabrik pihak perusahaan tetap memproses tuntutan warga.

“Intinya semua tetap berproses, tuntutan koordinator lapangan dan massa juga berproses, sambil menunggu itu pabrik kembali beroperasi dan menerima buah sawit petani,” papar Ansori.

Baca Juga  Dukung G20 di Bali, Ketua HIPMI Belitung Harap KTT Hasilkan Keputusan Strategis bagi Indonesia

Sementara itu, Ketua Koperasi Mitra Foresta Lestari Dwikarya, Basirun mengatakan akibat adanya aksi demonstrasi massa beberapa waktu lalu berdampak terhadap penjualan buah kelapa sawit mereka.

“Tandan buah sawit kami tidak bisa kami panen, pabrik tidak menerima, kerugian selama satu minggu kemarin sejak pabrik ditutup mencapai Rp1,8 miliar,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, bukan tidak senang atau melarang adanya demonstrasi massa dengan sejumlah tuntutan yang mereka layangkan.

“Silahkan berdemo namun tidak merugikan kami,” tutupnya. (Tim)

Share :

Baca Juga

Aliansi Peternak Mandiri Belitung

Belitong Politics

DPRD Belitung RDP Bersama Aliansi Peternak Mandiri Belitung, Bahas Anjloknya Harga Ayam
Ikrar Netralitas ASN Belitung

Belitong Politics

Jelang Pemilu 2024, ASN Belitung Baca Ikrar Netralitas

Belitong Politics

Terbuka Untuk Umum, DPC Gerindra Buka Pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Belitung Pilkada 2024
Ulama Indonesia

Belitong Politics

Wapres Ingatkan Ulama Jelang Pemilu : Jangan Jadi Kompor
DPD RI

Belitong Politics

Cek Kesiapan Daerah Jelang Pemilu 2024, Komite I DPD RI Kunjungi Belitung

Belitong Politics

DPRD Belitung Gelar “Ngupi Kun Dewan”, Berikut Daftar Aspirasi yang Diserap

Belitong Politics

Bawaslu Belitung Perketat Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan
Wyllianto Nirok Nanggok

Belitong Politics

Wyllianto Dukung Kegiatan “Nirok Nanggok” di Desa Kembiri, Dorong Dikemas Menjadi Agenda Pariwisata