Home / Belitong Technology

Sabtu, 21 Oktober 2023 - 21:10 WIB

Dukung Keberhasilan POPM, Diskominfo Beltim Luncurkan Aplikasi SIKOK

Peluncuran aplikasi SIKOK oleh Diskominfo Belitung Timur untuk mendukung kegiatan POPM kaki gajah.

Peluncuran aplikasi SIKOK oleh Diskominfo Belitung Timur untuk mendukung kegiatan POPM kaki gajah.

BelitongToday, Manggar – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung Timur meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Kesehatan Orang Kampong Kite (SIKOK).

Aplikasi ini diluncurkan untuk mendukung keberhasilan kegiatan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) kaki gajah.

Kegiatan POPM kaki gajah tidak terlepas dari proses pencatatan dan pelaporan tim pelaksana POPM di lapangan. Terutama yang digunakan untuk memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan secara berjenjang dari level desa, kecamatan hingga kabupaten.

Oleh karena itu, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskotikdansa) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Beltim melakukan inovasi dengan membuat aplikasi bernama “SIKOK”.

Aplikasi ini diluncurkan bertepatan dengan Pencanangan Kegiatan POPM filariasis di Auditorium Zahari MZ, Jum’at (20/10).

Namun ke depan aplikasi ini bukan hanya untuk menunjang Kegiatan POPM namun untuk seluruh data kesehatan di Kabupaten Beltim.

Baca Juga  ‎Sambut Ramadhan 1447 Hijriah, GP Ansor Belitung Ziarah ke Makam Tokoh Nadhatul Ulama

“Aplikasi ini untuk menjawab tantangan pencatatan dan pelaporan POPM Filareasis yang berbasis digital. Mengingat sebelumnya kegiatan POPM masih menyajikan data dan informasi secara manual,” kata Kepala Diskotikdansa Beltim Bayu Priyambodo seusai Press Conference Peluncuran Aplikasi SIKOK di Auditorium Zahari MZ, Jum’at (20/10) kemarin.

Dengan adanya aplikasi SIKOK ini maka akan dapat menyediakan data kesehatan yang mudah diakses oleh publik dan akan diproses pada saat itu juga berbasis kewilayahan.

Aplikasi ini juga mengintegrasikan beberapa data kesehatan individu ke dalam satu sistem informasi kesehatan berbasis lokal dan inovasi daerah.

“Aplikasi ini akan dikembangkan sebagai aplikasi induk urusan kesehatan di Kabupaten Beltim. Memang pada awalnya pencegahan dan pengobatan filariasis untuk masyarakat Beltim, tapi ke depannya seluruh bidang kesehatan bisa menggunakan dan terintegrasi di aplikasi ini. Misalkan untuk promosi kesehatan pada pencegahan penyakit menular yang ada di Kabupaten Beltim,” terang Bayu.

Baca Juga  Menakar Urgensi Videotron di Pusat Kota Tanjungpandan, Ini Penjelasan Pj Sekda Belitung

Aplikasi ini juga berbasis NIK dan juga nomor whatsApp penduduk Kabupaten Beltim sehingga akan memudahkan untuk pemantauan dan promosi kesehatan termasuk untuk penyuluhan kesehatan masyarakat.

“Diharapkan urusan Kesehatan, sebagai urusan wajib pelayanan dasar yang amanatkan oleh undang-undang Pemerintahan Daerah, bisa diselenggarakan sesuai dengan standar pelayanan minimal yang ditetapkan untuk dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Beltim,” harap Bayu. (Mario)

https://youtu.be/moEUyL2vjEo?si=jTa5jr7CKWM3jDJr

Share :

Baca Juga

Belitong Technology

Ini Empat Cara Melacak Lokasi HP di Tahun 2023
Whatsapp

Belitong Technology

Awas Whatsapp Bisa Disadap Orang Lain, Ternyata Begini Cara Menghindarinya
Aplikasi Srikandi

Belitong Technology

Kurangi Penggunaan Kertas, Dinas Perpustakaan Ajak Seluruh OPD di Beltim Gunakan Aplikasi Srikandi

Belitong Technology

Rayakan Ulang Tahun ke-26, XL Axiata Manjakan Pelanggan Serba 26 untuk Seluruh Produk, Cek Promonya Disini
Pengguna WhatsApp

Belitong Technology

Link di WhatsApp Tidak Bisa Terbuka? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Diskotikdansa

Belitong Technology

Sebarluaskan Informasi Publik, Diskotikdansa Beltim Optimalkan Peran Media Sosial

Belitong Technology

BEM Politeknik Belitung Gelar LDKM Bertema Kepemimpinan Digital

Belitong Technology

WhatsApp Luncurkan Fitur Multi-Device untuk Pengguna di Indonesia: Satu Akun Bisa Dipakai di 4 HP Sekaligus