Home / Belitong Humanities

Jumat, 27 Oktober 2023 - 10:12 WIB

Kagumi Kekompakan Nelayan Desa Tanjung Rusa, Caleg PSI Wyllianto Berharap Tradisi “Selamat Laut” Terus Dilestarikan

Calon Legislatif DPRD Belitung dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Daerah Pemilihan Belitung IV (Membalong-Selat Nasik) Wyllianto (kemeja merah) menghadiri acara ritual "Selamat Laut" yang berlangsung di dermaga Pangkalan Kek Za atau tepatnya di kawasan pesisir Desa Wisata Tanjung Rusa, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, Rabu (25/10) kemarin.

Calon Legislatif DPRD Belitung dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Daerah Pemilihan Belitung IV (Membalong-Selat Nasik) Wyllianto (kemeja merah) menghadiri acara ritual "Selamat Laut" yang berlangsung di dermaga Pangkalan Kek Za atau tepatnya di kawasan pesisir Desa Wisata Tanjung Rusa, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, Rabu (25/10) kemarin.

BelitongToday, Membalong – Calon Legislatif DPRD Belitung dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Daerah Pemilihan Belitung IV (Membalong-Selat Nasik) Wyllianto berharap agar tradisi “Selamat Laut” yang digelar oleh nelayan Desa Tanjung Rusa, Kecamatan Membalong dapat terus dilestarikan.

Menurutnya, ritual “Selamat Laut” memperlihatkan tali silaturahmi dan kekompakan nelayan Desa Tanjung Rusa, Kecamatan Membalong.

“Saya melihat dalam pelaksanaan ritual “Selamat Laut” oleh para nelayan Desa Tanjung Rusa ini ada rasa kekompakan dan rasa kekeluargaan. Ini untuk memperkokoh tali silaturahmi antar sesama nelayan,” katanya, Rabu (25/10) kemarin.

Baca Juga  Perkuat Sinergi Pembangunan Keluarga, BKKBN Babel Gelar Rakorda Bangga Kencana 2026

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan ritual “Selamat Laut” tersebut para nelayan dari berbagai penjuru Desa Tanjung Rusa berkumpul bersama. Serta, mengikuti jalannya pelaksanaan ritual tersebut dengan khidmat.

“Nelayan lain semuanya berkumpul di sini. Bagi mereka yang ada kegiatan sementara berhenti dulu, melaksanakan kegiatan tersebut dan berkumpul di sini,” ujarnya.

Menurut Wyllianto, pelaksanaan tradisi “Selamat Laut ” dapat memperkokoh ikatan tali silaturahmi antar sesama nelayan di Desa Tanjung Rusa. Juga di Kecamatan Membalong dan daerah sekitarnya.

Calon Legislatif DPRD Belitung dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Daerah Pemilihan Belitung IV (Membalong-Selat Nasik) Wyllianto (kemeja merah) menyapa para nelayan yang sedang bersantai di dermaga Pangkalan Kek Za Desa Tanjung Rusa, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, Rabu (25/10) kemarin.

Selain itu, Wyllianto melanjutkan, hal penting lainnya dari pelaksanaan ritual “Selamat Laut” adalah memanjatkan doa sebagai bentuk rasa syukur. Rasa syukur atas karunia hasil laut yang para nelayan dapat selama ini.

Baca Juga  Sambut Kedatangan Tim Penilai Penghargaan Pembangunan Daerah, Wabup Belitung Sampaikan Ini

“Salah satu poin penting dalam ritual “Selamat Laut” adalah berdoa sebagai bentuk rasa syukur dan memanjatkan doa. Ini agar tangkapan nelayan ke depannya dapat lebih melimpah,” katanya.

Oleh karena itu, Wyllianto berharap agar ritual ataupun tradisi “Selamat Laut” dapat terus dilestarikan oleh para nelayan setempat.

“Saya berharap tradisi “Selamat Laut” terus lestari dan rutin berlangsung, kalau bisa setahun sekali,” ungkapnya.

https://youtu.be/AracnwhOum8?si=GepsBMpyOIwelBwK

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Dinas Perpustakaan Belitung Dorong OPD Manfaatkan LKD

Belitong Humanities

Pokja Wartawan Belitung Audiensi dengan Bupati Belitung, Ini Pembahasannya!

Belitong Humanities

Sambut Pemilu 2024, KPU Belitung Gelar Sosialisasi Aplikasi SIAKBA
KA Rahad

Belitong Humanities

Sambut HJKT ke-185, Bupati dan Forkopimda Belitung Ziarah ke Makam KA Rahad
Idul Adha

Belitong Humanities

Potensi Perbedaan Penetapan Idul Adha 1444 Hijiriah, Kemenag Belitung Ajak Saling Menghormati

Belitong Humanities

DKPP Belitung Sambut Baik Program Bantuan Mesin Pompa Air Bahan Bakar Elpiji

Belitong Humanities

Puluhan Guru Ngaji di Kabupaten Beltim Terima Insentif

Belitong Humanities

Solidaritas Bencana: TP PKK Belitung Serahkan Donasi Rp 22,8 Juta untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatera