Home / Belitong Economic and Business

Selasa, 21 November 2023 - 18:22 WIB

Kendalikan Inflasi, Pemkab Belitung Timur Gelar Operasi Pasar Murah

Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar turun langsung melayani masyarakat saat berbelanja di kegiatan operasi pasar murah di Taman Kota Manggar, Selasa (21/11) pagi.

Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar turun langsung melayani masyarakat saat berbelanja di kegiatan operasi pasar murah di Taman Kota Manggar, Selasa (21/11) pagi.

BelitongToday, Manggar – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur menggelar kegiatan operasi pasar murah. Acara pasar murah berlangsung di Taman Kota Manggar, Selasa (21/11) pagi.

Pasar murah yang Pemkab Beltim gelar melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bertujuan untuk menekan inflasi di Belitung Timur.

Operasi pasar murah dipantau langsung oleh Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar di Taman Kota Manggar, Selasa (21/11).

Wabup Beltim Khairil Anwar mengatakan, selain itu, operasi pasar murah juga pihaknya lakukan untuk menjaga stabilitas harga pangan. Terutama sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga dengan memberikan subsidi harga bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, antusias warga masyarakat di tiap kecamatan di Beltim luarbiasa dalam operasi pasar murah. Namun yang perlu peningkatan yakni informasi operasi pasar murah seharusnya sudah disampaikan beberapa hari sebelum pelaksanaan,” ungkap Khairil.

Baca Juga  Wabup Belitung Ungkap Kenaikan Harga Tiket Pesawat Pukul Pariwisata Belitung

Dalam operasi pasar tersebut Wabup Khairil Anwar juga ikut berjualan dan melayani penjualan sembako bersama petugas dari pemda.

“Saya senang membantu, sejak dulu, sebelum jadi camat supaya kita tahu kebutuhan mereka dan tidak sungkan dengan kita di pemda. Dengan begitu masyarakat sangat terbantu,” ungkap Wabup Khairil.

Harga Cabai dan Beras Naik

Sementara itu, Kabag Ekbang dan SDA Setda Kabupaten Beltim, Tri Astuti menjelaskan inflasi terjadi karena pengaruh kondisi harga cabai dan beras yang mengalami kenaikan.

“Operasi pasar ini untuk menindaklanjuti hasil sidak pasar di pasar Lipatkajang Manggar dua minggu yang lalu. Di mana, harga cabai naik dari Rp 55 ribu per kilogram menjadi Rp 85 ribu per kilogram, juga harga beras terpantau stabil tinggi,” ungkap Tri.

Baca Juga  Pemkab Belitung akan Bangun Food Court, Dukung Kemajuan UMKM Lokal

Dalam operasi pasar tersebut harga cabai kecil lokal dijual Rp 80 ribu per kilogram, bawang merah dan putih Rp 35 ribu per kilogram. Sementara, wortel kentang Rp 18 ribu per kilogram, telur Rp 1.700 per butir.

Kemudian harga beras bulog SPHP 5 kilogram harganya Rp 51 ribu. Untuk yang kualitas premium “Beras Kita” 10 kilogram harganya Rp 135 ribu, “Beras Kita” 5 kilogram harganya Rp 68 ribu. Minyak goreng “Minyak Kita” harganya Rp 12 ribu per kilogram.

Salah satu pembeli, warga Kalamoa Manggar, Sri (50) mengungkapkan rasa senang adanya operasi pasar.

“Pas lewat taman kota, ada operasi pasar dan langsung singgah beli beras, minyak goreng, telur dan cabai. Lumayan murah dan kualitasnya bagus. Kalau bisa sering-sering ada operasi pasar,” pungkasnya. (Mario)

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

Warga Belitung Timur Antusias Kegiatan Gerakan Pangan Murah

Belitong Economic and Business

Kapal Express Bahari Tetap Beroperasi Sampai H-1 Lebaran 2025, Masyarakat Tak Usah Khawatir
Disdikbud Belitung

Belitong Economic and Business

Disdikbud Belitung Data Kesenian dan Produk Tradisional untuk Raih WBTb dan HAKI

Belitong Economic and Business

‎Pelaku UMKM di Halaman Gedung Nasional Segera Direlokasi ke Kolong Keramik

Belitong Economic and Business

Pj Bupati Belitung Dorong BUMD Belitong Mandiri Lebih Maju, Bakal Garap Aset Strategis
Gerai

Belitong Economic and Business

Ditjen PDS KKP Buka Gerai SKP di PPN Tanjungpandan, Bantu Percepat Sertifikasi Produk Perikanan

Belitong Economic and Business

Persembahkan Bioskop Bagi Masyarakat Belitung, Isyak Meirobie: Tuhan Turunkan Banyak Lampu Aladdin

Belitong Economic and Business

Resmikan KMP Puteri Leanpuri, Bupati Belitung Harap Peningkatan Konektivitas dan Ekonomi Antarpulau