Home / Belitong Economic and Business

Rabu, 27 Maret 2024 - 15:09 WIB

Daya Beli Menurun, Pasar Tanjungpandan Sepi Pembeli Menjelang Lebaran

Pj Bupati Belitung beserta rombongan saat meninjau lapak penjual daging ayam ras di pasar induk Tanjungpandan menjelang perayaan Idul Fitri 1445 Hijriah, Rabu 27 Maret 2024.

Pj Bupati Belitung beserta rombongan saat meninjau lapak penjual daging ayam ras di pasar induk Tanjungpandan menjelang perayaan Idul Fitri 1445 Hijriah, Rabu 27 Maret 2024.

BelitongToday, Tanjungpandan – Suasana pasar induk Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelang perayaan Idul Fitri 1445 Hijiriah tampak sepi dari pembeli lantaran kondisi ekonomi masyarakat melemah (resesi).

Kondisi ini disinyalir akibat masyarakat Pulau Belitung kesulitan menjual timah dalam beberapa bulan terakhir. Tak pelak hal ini membuat perputaran ekonomi di pasar induk Tanjungpandan menjadi lesu alias daya beli masyarakat menurun.

Pengungkapan kasus mega korupsi tata niaga timah di Bumi Serumpun Sebalai menimbulkan efek ganda. Satu sisi dinilai baik bagi tata niaga komoditi timah ke depannya.

Namun kondisi ini secara tidak langsung telah ‘membunuh’ masyarakat penambang yang menggantungkan hidupnya sehari-hari dari hasil menambang bijih timah.

Kondisi sepi pembeli di pasar induk Tanjungpandan ini dirasakan oleh salah satu pedagang daging ayam yakni Alwi.

Baca Juga  Dukung Sport Tourism, Bupati Sambut Baik Rencana Perbasi Adakan 3x3 di Tanjung Pendam

Saat ditemui langsung oleh Pj Bupati Belitung, Yuspian dalam kegiatan peninjauan stok dan harga bahan kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri 1445 Hijiriah, Rabu 27 Maret 2024 Alwi mengutarakan hal ini langsung kepada Yuspian.

“Kondisi pembeli sepi sedangkan harga ayam sekarang sudah naik,” jelas Alwi.

Diketahui harga daging ayam ras yang dijual di pasar induk Tanjungpandan naik dari Rp38.000 per kilogram menjadi Rp40.000 per kilogram.

“Kalau dulu, dua mingguan menjelang lebaran penjualan sudah naik sebesar 50 persen namun sekarang baru 25 persen,” paparnya.

Alwi menyampaikan, kalau biasanya masyarakat yang dari kampung rutin berbelanja ke pasar seminggu sampai tiga kali namun kini hanya satu bulan sekali, padahal ini sudah mendekati lebaran.

Baca Juga  Harga Daging Sapi di Pasar Tanjungpandan Stabil, Stok Dipastikan Cukup

“Sedangkan diperkirakan kondisi harga daging ayam akan terus naik mendekati Idul Fitri 1445 Hijriah karena stok juga terbatas di peternak,” imbuhnya.

Pj Bupati Akui Daya Beli Masyarakat Menurun

Kondisi menurunnya daya beli masyarakat juga diakui oleh Pj Bupati Belitung Yuspian. Hal ini diutarakannya usai meninjau kondisi pasar induk Tanjungpandan.

“Di tengah kondisi ekonomi kita seperti ini, kita tahulah tidak seperti kondisi lebaran-lebaran sebelumnya,” jelas Yuspian.

Meskipun demikian, lanjut dia, kondisi ini diharapkan juga berpengaruh terhadap harga-harga bahan kebutuhan pokok sehingga tidak mengalami lonjakan harga.

“Karena kondisi daya beli menurun setidaknya harga barang juga bisa mengikuti sesuai mekanisme pasar,” ucapnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

Super Air Jet Kembali Terbangi Langit Belitung
Digitalisasi UMKM Belitung Timur

Belitong Economic and Business

Bupati Belitung Timur Dorong Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Digitalisasi
J&T Manggar

Belitong Economic and Business

Puluhan Konsumen Protes Karena Tidak Dilayani Saat Mengambil Paket di Kantor J&T Manggar

Belitong Economic and Business

Stok Beras Bulog Belitung Capai 221 Ton, Dipastikan Aman Sampai Akhir Tahun
SLCN Tangkapan Nelayan

Belitong Economic and Business

Buka SLCN 2023, Sanem Berharap Tangkapan Nelayan Meningkat
Mudik

Belitong Economic and Business

Hemat Biaya Mudik Hingga Jutaan Rupiah, Simak Tipsnya Agar THR Lebaran Tidak Cuma Numpang Lewat
DPMPTSPP Belitung

Belitong Economic and Business

Tingkatkan Nilai Investasi di 2023, Ini Strategi DPMPTSPP Belitung
FMIPA IPB saat berkunjung ke MTC Belitong Timur

Belitong Economic and Business

MPIG Madu Teran Ubah taman Perkantoran Pemkab Belitung Timur Jadi Lokasi Madu Teran Center