Home / Belitong Humanities

Selasa, 3 Desember 2024 - 22:22 WIB

Waspadai Konflik Sosial Pasca Pilkada 2024 di Kabupaten Belitung Timur 

Kegiatan workshop sinergitas dan optimalisasi penanganan konflik di Kabupaten Belitung yang berlangsung di aula SMA Negeri 1 Manggar, Selasa 3 Desember 2024.

Kegiatan workshop sinergitas dan optimalisasi penanganan konflik di Kabupaten Belitung yang berlangsung di aula SMA Negeri 1 Manggar, Selasa 3 Desember 2024.

BelitongToday, Manggar – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menggelar Workshop dengan Sinegritas dan Optimalisasi Optimalisasi Penanganan Konflik Sosial di Kabupaten Beltim. Kegiatan sehari ini berlangsung di Gedung Serba Guna SMA Negeri 1 Manggar, Selasa  3 November 2024.
Workshop menghadirkan dua narasumber, yakni Bupati Beltim Burhanudin dan Kasubdit Fasilitasi Penanganan Konflik Sosial, Kementerian Dalam Negeri Anug Kurniawan.
Anug Kurniawan mengingatkan akan potensi konflik yang terjadi saat tahapan Pilkada Serentak. Di mana di beberapa daerah potensi tersebut sangat besar terjadi.
“Yang harus kita perhatikan adalah dampak dari Pilkada serentak. Kita berharap masyarakat di sini supaya tidak terpengaruh, akan isu ini, di situ yang terpenting,” kata Anug.
Untuk itu Anug yang didampingi Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Badan Kesbangpol Beltim, Hargianto menghimbau agar Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dapat saling menjaga stabilitas daerah dan terus berkoordinasi untuk potensi konflik yang mungkin timbul pada Pilkada Serentak.
“Kalau saya melihat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terutama di Kabupaten Beltim ini kondisi stabilitas dan secara umum terjaga. Nah kami berharap ini bisa terus dijaga, kita yakin Insyallah Belitung Timur aman,” harap Anug.
Diakui Anug, Kemendagri tidak melakukan penilaian secara langsung potensi konflik ekses Pemilu maupun Pilkada. Namun menggunakan variabel data dari hasil analisa dan penilaian dari Bawaslu RI dan TNI/ Polri.
“Titik berat kami kemarin hanya di daerah Papua secara umum. Memang secara umum Papua aman, tapi yang masih ada potensi masalah di Papua Pegunungan,” ungkap Anug.
Sementara itu Bupati Beltim, Burhanudin menekankan tentang sinegritas Forkopimda dalam mengantisipasi konflik sosial. Di mana Forkopimda memiliki peran krusial dalam upaya pencegahan dan penanganan konflik sosial.
“Yang pertama harus ada penguatan sinergi. Miningkatkan koordinasi dan komunikasi antar sesama anggota Forkopimda untuk penanganan konflik yang lebih efektif,” ujar Aan sapaan Burhanudin.
Yang ke dua, menurut Bupati adalah melakukan pengembangan kapasitas untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan anggota Forkopimda dalam manajemen konflik sosial.
“Dengan Optimalisasi peran forkopimda dan pendekatan yang holistik, diharapkan penanganan konflik dapat lebih efektif, mencegah eskalasi konflik, dan mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan,” ujar Aan. (Angga/Rel)

Share :

Baca Juga

Krematorium Jenazah

Belitong Humanities

Keras! Warga Desa Dukong Tolak Pembangunan Krematorium Jenazah

Belitong Humanities

Pj Bupati Belitung Jadi Inspektur Upacara HUT Satpol PP, Linmas, dan Pemadam Kebakaran, Ini Pesannya
Gubernur Suganda

Belitong Humanities

Apresiasi Program “Gule Kabung”, Sanem Puji Pj Gubernur Suganda yang Menginap di Rumah Warga

Belitong Humanities

Wabup Syamsir Hadiri Tabligh Akbar Hari Jadi Dusun Rejosari ke-39

Belitong Humanities

IKPD Belitung Bakal Tingkatkan Kompetensi Penyandang Disabilitas, Siap Bersaing di Dunia Kerja
Aksi pembakaran terhadap kitab suci umat Islam

Belitong Humanities

MER-C Mengecam Keras Aksi Pembakaran Al Qur’an oleh Paludan di Swedia

Belitong Humanities

Peringatan Hari Jadi Komunitas Diskusi 17 Belitong ke-8 Berlangsung Khidmat, Tekankan Peran Aspiratif untuk Pembangunan Daerah

Belitong Humanities

Idul Adha 1446 Hijriah, PT Timah Salurkan Bantuan Sapi Kurban untuk Pokja Wartawan Belitung