BelitongToday, Tanjungpandan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung menyiagakan sejumlah personel di kawasan pesisir Kelurahan Tanjungpendam.
Hal ini dilakukan untuk membantu mengevakuasi masyarakat dan barang-barang berharga apabila kembali terjadi banjir rob lagi.
Sebelumnya pada, Selasa 17 Desember 2024 sebanyak 27 rumah di kawasan pesisir Kelurahan Tanjungpendam khususnya di RT.01, RT.02, dan RT.03 terendam banjir.
Kemudian pada, Rabu 18 Desember 2024, banjir rob sempat merendam sebagian rumah warga di pesisir Kelurahan Tanjungpendam namun tidak berlangsung lama.
Karena tidak disertai hujan dan angin kencang maka banjir rob cepat surut.
“Personel tetap disiagakan di lokasi,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Belitung, Agus Supriadi, Rabu 18 Desember 2024.
Tak hanya itu saja, pihak BPBD Belitung juga akan melakukan kegiatan patroli di wilayah-wilayah rawan banjir rob atau sejumlah lokasi yang telah dipetakan sebelumnya.
“Patroli rutin dilaksanakan terutama di wilayah-wilayah yang rawan dan dilakukan pemantauan sebelumnya,” jelas Agus.
Siklus Tahunan
Ia menerangkan, penyebab banjir rob yang melanda wilayah pesisir Tanjungpendam karena siklus pasang tinggi air laut. Kondisi ini rutin terjadi setiap tahun khususnya di bulan Desember.
Berdasarkan prediksi cuaca yang dirilis oleh BMKG, tinggi pasang air laut di wilayah pesisir Belitung berkisar antara 2,7 sampai 2,9 meter.
Kondisi ini memicu terjadinya banjir rob yang menerjang wilayah permukiman masyarakat di pesisir Kelurahan Tanjungpendam.
“Ada tiga periode di Desember ini yang tinggi pasang air laut, pertama di awal Desember kemarin, sekarang sampai tanggal 21 Desember dan nanti pasang tinggi lagi di 32 Desember sampai 3 Januari 2025,” pungkasnya. (Nazriel)







