BelitongToday, Tanjungpandan – Dinas Perhubungan Kabupaten Belitung memperkirakan jumlah pemudik Idul Fitri 1446 Hijriah di pelabuhan penyeberangan Tanjung Ru meningkat sebesar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal ini disebabkan bahwasannya trasnportasi laut masih menjadi primadona dan pilihan masyarakat dalam perjalanan mudik ke kampung halamannya.
Pelabuhan Tanjung Ru diketahui menjadi pintu bagi para pemudik yang akan melakukan perjalanan mudik dari Belitung menuju Bangka Selatan hingga transit ke kota-kota besar lainnya di Pulau Sumatera.
“Kami memprediksikan jumlah pemudik di momentum Idul Fitri 1446 Hijriah tahun ini mengalami peningkatan sebesar 20 persen,” kata Kepala UPT Pengelolaan Prasarana Teknis Perhubungan Dinas Perhubungan Belitung, Gitono, Minggu 23 Maret 2025.
Dishub Belitung mengimbau kepada pemudik untuk datang lebih awal di pelabuhan agar tidak terjadi penumpukan dan antrean.
Gitono menambahkan, fasilitas terminal penumpang pelabuhan Tanjung Ru juga telah siap untuk digunakan oleh pemudik.
“Jadi kami imbau agar bisa tiba lebih awal di pelabuhan,” paparnya.
Arus mudik di pelabuhan Tanjung Ru dilayani oleh tiga kapal RoRo milik ASDP yakni KMP Menumbing Raya, KMP Gorare, KMP Kuala Bate II. (Nazriel)







