BelitongToday, Tanjungpandan – Pembimbing Masyarakat Buddha Kantor Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Wisnu Widiyanto mengapresiasi sinergitas umat Buddha di Negeri Laskar Pelangi.
Hal ini disampaikan Wisnu dalam acara “Sannipata Waisak Negeri Laskar Pelangi Tahun 2025 dengan tema Bersinergi Menuju Pencerahan” di Auditorium Sekolah Universal Tanjungpandan, Sabtu 14 Juni 2025 malam.
Sannipata memiliki arti berkumpul bersama untuk event keagamaan Buddha.
Acara ini juga dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Belitung Syamsir, Ketua DPRD Belitung Vina Cristyn Ferani, Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Belitung H. Suyanto Ketua Permabudhi Belitung Yie Cun, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Belitung Harmizi dan para tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wisnu Widiyanto mengapresiasi sinergitas umat Budha di Belitung. Wisnu Widiyanto sendiri telah bertugas di Kanwil Kemenag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selama 7,5 tahun.
Ia menyebutkan, di Belitung terdapat tujuh majelis atau tujuh aliran ajaran Buddha yang tumbuh dan berkembang.
“Di seluruh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung itu ada 10 majelis dan kemudian di sini ada tujuh majelis, ini menggambarkan wujud sebagaimana tema acara kita malam ini yakni bersinergi menuju pencerahan,” tandasnya.
Hari Raya Waisak, kata Wisnu, pertama adalah untuk memperingati kelahiran Siddharta Gautama, kemudian di bulan yang sama adalah pencapaian pencerahan atau didapatnya wahyu oleh guru kita Sang Buddha.
“Kemudian selanjutnya adalah bulan wafatnya atau mangkatnya Sang Buddha mencapai Parinibbana,” jelasnya.
Ia menjelaskan, bahwasannya tiga peristiwa tersebut terjadi di bulan yang sama atau purnama penuh bulan Waisak, sehingga memperingati tiga peristiwa sekaligus yakni kelahiran, pencapaian penerangan sekaligus wafatnya Sang Buddha Gautama.
“Pada hari ini adalah peringatan yang kedua untuk kebersamaan Kabupaten Belitung. Selama sebulan penuh ada rangkaian kegiatan donor darah, bakti sosial, dan kegiatan lain, puncaknya di Belitung berlangsung hari ini, semarak Waisak berlangsung di mana-mana di provinsi ini, saya keliling, besok Senin di Pangkalpinang bukti semangat kebersamaan dan sinergi makin tumbuh kembang walaupun mungkin kondisi ekonomi masih kurang bagus tapi kebersamaan tetap terjalin berkat semangat,” ungkapnya.
Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Belitung dan stakeholder terkait dapat terus memberikan dukungan dan memfasilitasi umat Buddha di Negeri Laskar Pelangi.
“Terlebih tadi semangat rekan-rekan Majelis Pandita Buddha Maitreya Indonesia yang tadi ditunjukkan dengan paduan suara yang istimewa jadi ini satu potensi yang layak untuk kita tumbuh kembangkan di Negeri Laskar Pelangi,” jelasnya. (Nazriel)







