BelitongToday, Tanjungpandan – Kompetisi bulutangkis yang mempertemukan atlet-atlet muda dari seluruh penjuru negeri di Kabupaten Belitung resmi ditutup oleh Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, Sabtu 26 Juli 2025 bertempat di Abadi Badminton Hall Tanjungpandan.
Pada kesempatan ini, Ketua Pengprov PBSI Kepulauan Babel, Johan Daniel menyampaikan rasa bangga dan harapannya kepada para atlet yang telah betsrufn di ajang Wondr Sirnas B by BNI 2025.
“Dengan semangat dan sportivitas, untuk para atlet yang telah juara teruslah semangat, dan yang belum jangan putus asa,” ujarnya, Sabtu 26 Juli 2025.
Johan juga menekankan bahwa menjadi juara memerlukan proses yang tidak mudah, sehingga kegagalan hari ini bukanlah akhir dari segalanya.
“Masih banyak kesempatan lain,” tambahnya, memotivasi para atlet untuk terus berjuang,” paparnya.
Secara khusus, Johan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Belitung atas dukungan yang luar biasa, serta kepada masyarakat Belitung yang telah menyambut para peserta dengan sangat hangat.
“Sekali lagi saya sebagai ketua, kami mohon maaf jika ada kesalahan”, tuturnya.
Sementara itu, Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat dalam sambutannya menyampaikan bahwa hari ini adalah moment yang istimewa dan mengharukan.
“Kita menutup lembaran perjuangan di Kabupaten Belitung,” kata Djoni, sembari menyoroti semangat juang anak-anak muda yang telah hadir.
Bupati menekankan pentingnya esensi dari sebuah kompetisi salah satunya adalah Wndr SIRNAS B 2025.
“Memang kemenangan itu penting, tapi semangat dan kekompakan jauh lebih penting,” tegasnya.
Bupati juga menyampaikan permohonan maaf jika ada hal yang kurang berkenan selama para atlet berada di Kabupaten Belitung.
“Kami mohon maaf sebesar-besarnya. Ke depan kami akan senang hati menerima kalian semua,” ujarnya.
Diakhir sambutannya, Bupati menyampaikan pesan motivasi yang kuat dan mengajak para atlet untuk terus berjuang meraih impian.
”Mari kita tutup kompetisi ini dengan rasa syukur. Jangan lelah untuk bermimpi dan berlatih, mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.
Sirkuit Nasional B tahun 2025 ini tak hanya menjadi ajang persaingan olahraga, tetapi juga platform untuk mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan generasi muda Indonesia.
Dengan berakhirnya turnamen ini, diharapkan semangat juang dan persahabatan yang terjalin akan terus menginspirasi bibit-bibit unggul bulutangkis di masa mendatang.
(Nazriel)







