Home / Belitong Economic and Business

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:50 WIB

Panen Perdana Padi Nujau Hijau, Beltim Tancap Gas Kembangkan Agrowisata

Bupati Beltim, Kamarudin Muten menunjukkan hasil panen padi.

Bupati Beltim, Kamarudin Muten menunjukkan hasil panen padi.

BelitongToday, Gantung – Hamparan padi menguning membentang di kawasan Sawah Danau Nujau, Desa Gantung, Kecamatan Gantung, menjadi penanda musim panen telah tiba. Di bawah langit cerah, bulir padi yang merunduk tertiup angin menghadirkan suasana syukur bagi para petani yang akhirnya memanen hasil kerja keras mereka.

Panen perdana ini dilakukan di lahan seluas kurang lebih 1,8 hektare dalam pengembangan Agrowisata Keretak Sawah Nujau Hijau, dengan estimasi produksi mencapai 8 hingga 10 ton gabah kering.

Bupati Belitung Timur (Beltim), Kamarudin Muten, bersama Komandan Kodim (Dandim) 0414 Belitung Letkol Inf. Teguh Adi Setiawan, perwakilan Polres Beltim, anggota DPRD, serta masyarakat, turut memanen padi yang telah menguning pada Kamis (26/3/2026).

Kamarudin menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan para petani Desa Gantung yang telah berinisiatif mengembangkan kawasan tersebut menjadi agrowisata produktif yang terintegrasi dengan sektor pertanian.

Baca Juga  Kabar Gembira! TPP ASN Pemkab Belitung Mulai Dicairkan Secara Bertahap, THR dan Gaji ke-13 Segera Menyusul

“Atas nama Pemkab Beltim, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat dan para petani yang telah bekerja keras. Ini langkah yang sangat baik dalam memadukan sektor pertanian dengan pariwisata,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan Agrowisata Keretak Sawah Nujau Hijau tidak hanya menjaga keberlanjutan lahan pertanian, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Pertanian tidak hanya menghasilkan pangan, tetapi juga bisa menjadi ruang edukasi, rekreasi, sekaligus memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat luas,” tambahnya.

Penanaman padi di kawasan ini telah dimulai sejak 12 Desember 2025 dengan dukungan benih dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Beltim serta pendampingan penyuluh pertanian lapangan. Upaya ini menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan para petani dalam mendukung program ketahanan pangan.

Baca Juga  Lina Santi: Kerja Sama Temas Port dan Pelabuhan Tanjung Batu Wujud Partisipasi Pembangunan

Dalam kesempatan tersebut, Kamarudin menegaskan bahwa konsep yang dikembangkan dinilai tepat karena menggabungkan ketahanan pangan dan sektor wisata.

“Konsep di sini sangat baik, bukan saja ketahanan pangan, tetapi juga agrowisata. Tinggal dilakukan pembenahan, termasuk infrastruktur penunjang,” katanya.

Ia juga menginstruksikan agar dukungan infrastruktur, seperti akses jalan dan fasilitas pendukung lainnya, segera dianggarkan guna menunjang pengembangan kawasan sebagai destinasi wisata berbasis pertanian.

“Saya sudah minta agar jalan dan fasilitas pendukung lainnya bisa dianggarkan. Jika ada kebutuhan, silakan koordinasi dengan pemerintah daerah, kami siap membantu. Ini harus kolaborasi,” tegasnya.

Share :

Baca Juga

Investor Belitung Timur

Belitong Economic and Business

Jajaki Peluang Investasi, Sejumlah Investor Batam akan Bertandang ke Belitung Timur

Belitong Economic and Business

‎DKPP Belitung Salurkan Beras CBP, Segini Jumlah Penerimanya!
Kolong Keramik belitung

Belitong Economic and Business

Banyak Fasilitas Rusak, Pemkab Belitung Segera Benahi Kolong Keramik, Bakal Jadi Pusat Kuliner Baru

Belitong Economic and Business

‎Jaga Ketersediaan Stok, Bulog Belitung Tambah Pasokan 1.500 Ton Beras Jelang Nataru

Belitong Economic and Business

400 Kapal Nelayan Sandar di PPN Tanjungpandan, Libur Melaut Selama Lebaran
Demo PT Foresta

Belitong Economic and Business

Ini Rangkuman Fakta-Fakta Demo Foresta Kemarin
Gas Elpiji

Belitong Economic and Business

Jual Gas Elpiji Tidak Sesuai HET, Pertamina Sumbagsel Sanksi 11 Agen dan Pangkalan Elpiji di Belitung

Belitong Economic and Business

‎Sensus Ekonomi 2026, BPS Belitung Mulai Sosialisasi