BelitongToday, Tanjungpandan – Geliat olahraga di Kabupaten Belitung memasuki babak baru. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Belitung resmi menabuh genderang perburuan bibit juara melalui Festival Olahraga Usia Dini yang digelar mulai 27 April hingga 1 Mei 2026. Bukan sekadar kompetisi, ajang ini menjadi “pintu masuk” bagi anak-anak usia 10-12 tahun untuk meniti karier profesional sebagai atlet.
Kepala Dispora Belitung, Edi Usdianto, mencatat antusiasme yang di luar ekspektasi.
Sebanyak 812 atlet cilik dari berbagai sekolah turun gelanggang. Cabang olahraga sepak bola menjadi yang paling gemuk dengan 42 tim, disusul atletik dan bulutangkis.
Namun, Edi memberikan catatan khusus pada cabang atletik. Ia melihat ada gairah berbeda yang dipicu oleh sosok pelari jarak jauh kebanggaan Belitung, Robby Sianturi.
”Ada semangat dari Robby Sianturi yang benar-benar memotivasi anak-anak ini. Atletik punya nilai jual tinggi dan potensi besar melahirkan banyak prestasi di masa depan,” ujar Edi saat ditemui di Tanjungpandan, Senin 27 April 2026 kemarin.
Satu hal yang membedakan festival ini dengan turnamen biasa adalah keberlanjutannya. Dispora berkomitmen bahwa mereka yang bersinar di ajang ini tidak akan “dilepas” begitu saja.
Para atlet potensial akan langsung dikunci dalam program Pembinaan Olahraga Berkelanjutan (POB) dan Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) Dispora Belitung.
Hal Ini merupakan jalur sistematis menuju ajang bergengsi seperti Popda hingga Porprov.
Langkah ambisius ini pun telah mengantongi lampu hijau dari pihak legislatif. Edi mengaku telah melakukan koordinasi intensif dengan Komisi III DPRD Belitung untuk memastikan ketersediaan anggaran.
“Kami ingin program ini tidak berhenti di sini. Dukungan anggaran sangat penting agar pembinaan atlet muda kita tetap berkelanjutan dan terukur,” pungkasnya. (Nazriel)
![]()







