Home / Belitong Humanities

Senin, 22 Juni 2026 - 09:23 WIB

‎Kompak! Tiga OKP di Belitung Gelar Peringatan 1 Muharam 1448 Hijriah, Usung Tema Pemuda Hijrah

Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Masjid Setda Pemkab Belitung (BelitongToday/Nazriel Semesta)

Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Masjid Setda Pemkab Belitung (BelitongToday/Nazriel Semesta)

BelitongToday, Tanjungpandan – Sejumlah Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Kabupaten Belitung menunjukkan sinergi positif dalam menyambut tahun baru Islam. Kolaborasi yang terdiri dari GP Ansor Belitung, Pemuda Muhammadiyah Belitung, dan DPD KNPI Belitung sukses menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Tanjungpandan, Minggu (21/6) malam.

‎Ketua Pemuda Muhammadiyah Belitung, Edy Paryanta, menegaskan bahwa momentum 1 Muharam tidak boleh sekadar dipandang sebagai rutinitas tahunan atau kegiatan seremonial belaka.

“Kegiatan malam ini adalah sebagai langkah awal evaluasi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Oleh karena itu, kami sengaja mengangkat tema pemuda hijrah dalam kegiatan ini,” ujar Edy.

‎Menurutnya, bulan Muharam merupakan waktu yang sangat tepat bagi seluruh elemen pemuda untuk melakukan hijrah nyata, yaitu dengan menggeser kebiasaan yang kurang baik menjadi perbuatan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga  Lomba Berbalas Pantun BCIF 2024 Berlangsung Meriah, Wahana Melestarikan Tradisi Berpantun di Tanah Melayu Belitung

Apresiasi dari Pemerintah Daerah

Inisiatif dan kolaborasi apik dari tiga organisasi kepemudaan ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Belitung.

Staf Ahli Bupati Belitung Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Kesejahteraan Rakyat, Salman Alfarisi, menyatakan rasa bangganya atas pergerakan aktif para pemuda di daerah tersebut.

“Ini adalah momentum yang baik di mana kita masih diberikan kesempatan bertemu dengan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Makna terdalam dari peringatan ini adalah melakukan kilas balik atas apa yang sudah kita lakukan di tahun sebelumnya, apakah sudah baik atau belum,” kata Salman.

‎Salman juga mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk menyimak dengan khidmat tausiyah agama, serta berharap nilai-nilai kebaikan yang diperoleh dapat diterapkan untuk kemajuan dan keberlanjutan dampak positif di Kabupaten Belitung.

Baca Juga  Arus Mudik Lebaran 2023 di Bandara Internasional HAS Hanandjoeddin Belitung, Sejumlah Maskapai Tambah Jadwal Penerbangan

Intisari Tausiyah: 3 Amalan Utama di Bulan Muharam

Acara tersebut menghadirkan Ustaz Heikal Fackar Lc yang memberikan tausiyah agama yang menyentuh hati para jamaah. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan mahalnya nikmat menghadiri majelis ilmu di tengah kesibukan harian, serta menguraikan kedahsyatan membaca shalawat nabi untuk melembutkan hati.

‎Menutup tausiyahnya, Ustaz Heikal memaparkan sejarah mulia bulan Muharam sebagai salah satu bulan yang diharamkan untuk berperang, sekaligus menganjurkan tiga amalan utama bagi kaum muslimin memperbaharui niat, memperbanyak Istighfar, meningkatkan puasa Sunah:

‎”Karena puasa di bulan Muharam merupakan puasa yang paling utama (afdhal) setelah bulan suci Ramadhan,” pungkas Ustaz Heikal. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Rumah Dinas

Belitong Humanities

Jelang Berakhirnya Masa Jabatan, Isyak Meirobie Mulai Kemasi Barang Dari Rumah Dinas

Belitong Humanities

Polres Belitung dan Bhayangkari Bagikan Takjil ke Masyarakat

Belitong Humanities

BAZNAS Belitung Kembali Buka Layanan Usai Libur Lebaran

Belitong Humanities

Rabu, Siswa di Belitung Mulai Masuk Kembali Sekolah

Belitong Humanities

Komunitas ‘Belitong Muda Bisa’ Kembali Menyalurkan Bantuan Rak ke Masjid di Tanjungpandan
Pelatihan Hidroponik

Belitong Humanities

Kerjasama Lapas Kelas IIB Tanjungpandan dengan BPVP Belitung, 16 WBP Ikuti Pelatihan Hidroponik

Belitong Humanities

Dukung Asta Cita, Lapas Tanjungpandan Siap Cegah Peredaran Narkotika di Dalam Lapas
Pemudik

Belitong Economic and Business

Antisipasi Mudik Lebaran 2023, Pemerintah Berlakukan Syarat Ketat bagi Pemudik