Home / Belitong Humanities

Kamis, 3 September 2026 - 18:15 WIB

‎BPBD Belitung Tangani 582 Kejadian Bencana sepanjang 2026, Karhutla dan Penyelamatan Mendominasi

Kalaksa BPBD Belitung, Zainal Harison (BelitongToday/IST-Diskominfo Belitung)

Kalaksa BPBD Belitung, Zainal Harison (BelitongToday/IST-Diskominfo Belitung)

‎BelitongToday, Tanjungpandan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung mencatat sebanyak 582 kejadian bencana dan penanganan darurat terjadi di wilayah Belitung sepanjang tahun 2026.

Jumlah tersebut didominasi oleh dua peristiwa utama, yakni kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kejadian penyelamatan.

‎Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Belitung, Zainal Harison, merincikan bahwa dari keseluruhan penanganan darurat tersebut, kejadian penyelamatan mencatatkan angka tertinggi sebanyak 281 kasus, disusul karhutla sebanyak 279 kejadian.

‎Selain itu, BPBD Belitung juga menangani 10 kejadian kebakaran bangunan, lima kebakaran lainnya, empat peristiwa angin kencang, serta tiga kejadian banjir rob.

Mengingat tingginya potensi ancaman bencana di wilayah tersebut, BPBD Belitung melalui Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan menguatkan kapasitas warga dengan menggelar Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana Tahun 2026.

Baca Juga  APDESI Belitung Minta Tunjangan Gaji ke-13 dan THR

Kegiatan yang mengusung tema “Optimalisasi Peran Masyarakat dalam Pencegahan dan Kesiapsiagaan Menghadapi Ancaman Bencana” ini bertujuan agar masyarakat senantiasa siap menghadapi situasi darurat.

‎Zainal menegaskan bahwa paradigma masyarakat yang selama ini lebih banyak berfokus pada kegiatan pascabencana, seperti penanganan darurat (emergency response) dan pemulihan (recovery), harus segera diubah ke arah pencegahan dan kesiapsiagaan sejak dini, mengingat bencana dapat terjadi kapan saja tanpa dapat diprediksi.

‎Guna memberikan pemahaman yang menyeluruh, sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai instansi terkait.

Baca Juga  Kemenag Belitung Masih Tunggu Kuota Haji 2023

‎Perwakilan BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memaparkan pengenalan risiko bencana, langkah pencegahan, hingga teknis kesiapsiagaan. Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan edukasi mengenai cuaca, iklim, dan pemahaman terhadap peringatan dini bencana hidrometeorologi.

‎Tak ketinggalan, materi pertolongan pertama pada gawat darurat, menjaga kesehatan, serta pentingnya saling menguatkan antarwarga saat bencana melanda turut dibekalkan oleh Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang.

‎Lewat rangkaian edukasi ini, masyarakat Belitung diharapkan tidak hanya memahami jenis dan penyebab bencana, tetapi juga mampu mengambil tindakan tanggap darurat yang tepat sekaligus menjadi media informasi bagi lingkungan sekitarnya. (Nazriel Semesta)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Pemkab Belitung Luncurkan Program CERDAS 2025, Wujud Komitmen Meningkatkan Akses dan Mutu Pendidikan
Wakil Menteri Desa

Belitong Humanities

Wakil Menteri Desa Kunjungi Belitung Timur, Ingatkan Para Kades Tidak Labrak Aturan

Belitong Humanities

Bupati Belitung Temui Massa Demonstrasi Foresta, Beberkan Apa Saja yang Telah Dikerjakan, Sebut Kewenangan Terbatas

Belitong Humanities

Jelang Sidang Tuntutan Martoni Cs, Masyarakat Air Gede Gelar Doa Bersama
Belitung

Belitong Humanities

Kabag Prokopim Setda Pemkab Belitung Ucapkan Selamat HPN 2023
pembangunan Diresmikan

Belitong Humanities

Tujuh Pekerjaan Pembangunan 2022 Diresmikan, Sekda: Belitung Terus Lebih Maju
Kapolsek Tanjungpandan meraih Penghargaan

Belitong Humanities

Sukses Bina Masyarakat Bantu Tugas Polri, Kapolsek Tanjungpandan Raih Penghargaan di Hari Bhayangkara Ke-77

Belitong Humanities

‎Satpol PP Belitung Gelar Patroli Wilayah Ramadhan 1447 H, Pantau Kepatuhan Pelaku Usaha Terhadap SE Bupati Belitung