BelitongToday, Tanjungpandan – Sorotan tajam disampaikan oleh Juru Bicara Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Belitung, I Bagus Diarsa, dalam rapat paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi terhadap penyampaian Rancangan APBD (RAPBD) Tahun 2027.
Dalam kesempatan tersebut, I Bagus Diarsa secara khusus menyoroti kondisi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Belitung yang dinilai masih terjebak dalam “mode bertahan hidup” dan belum bergerak signifikan menuju usaha yang produktif serta naik kelas.
Fraksi NasDem memandang bahwa persoalan mendasar perekonomian masyarakat Belitung saat ini adalah mayoritas pelaku UMKM yang belum mampu naik kelas secara mandiri.
”Meskipun berbagai program pemberdayaan seperti bantuan permodalan, pelatihan, promosi, dan digitalisasi sering digembar-gemborkan, implementasinya dinilai masih minim ukuran keberhasilan yang konkret,” jelasnya, Selasa 6 Oktober 2026.
Lebih lanjut, Fraksi NasDem DPRD Belitung mempertanyakan berapa banyak UMKM Belitung yang benar-benar mengalami peningkatan omset, berhasil memperluas pasar, dan mampu meningkatkan kapasitas produksinya.
”Yang paling krusial, sejauh mana UMKM lokal tersebut telah berkembang hingga mampu merekrut dan memberikan ruang kerja bagi putra-putri daerah,” bebernya.
![]()







