Home / Belitong Humanities

Selasa, 24 Januari 2023 - 13:18 WIB

Warga Desa Air Seruk Sambut Baik Rekomendasi Pencabutan SKT Alter Abadi

DPRD Belitung melaksanakan RDP antara warga Desa AiK Seruk dan PT Alter Abadi terkait SKT seluas 100 hektare yang terbit di atas lahan IUP PT Alter Abadi di Ruang Banmus DPRD Belitung, Selasa (24/1) pagi.

DPRD Belitung melaksanakan RDP antara warga Desa AiK Seruk dan PT Alter Abadi terkait SKT seluas 100 hektare yang terbit di atas lahan IUP PT Alter Abadi di Ruang Banmus DPRD Belitung, Selasa (24/1) pagi.

BelitongToday, Tanjungpandan – Warga Desa Air Seruk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, menyambut baik rekomendasi DPRD Belitung agar mencabut SKT PT. Alter Abadi.

SKT (Surat Keterangan Tanah) seluas 100 hektare di atas lahan Izin Usaha Pertambangan (IUP) dianggap ilegal atau cacat hukum.

“Kami atas nama masyarakat menyambut baik keputusan ini,” kata Ketua Forum Peduli Kampong Air Seruk, Sumarta, Selasa (24/1).

Hal ini ia sampaikan usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Belitung bersama PT. Alter Abadi dan warga Desa Air Seruk, Selasa (24/1).

Dalam RDP tersebut, DPRD Belitung merekomendasikan agar pihak desa dapat mencabut SKT yang terbit di atas lahan IUP tersebut.

Baca Juga  Hormati Ramadhan 1445 H, Pemkab Belitung Imbau Rumah Makan dan Warkop di Belitung Pasang Tirai Selama Ramadhan

DPRD menilai SKT yang terbit di atas lahan IUP PT Alter Abadi seluas 100 hektare cacat hukum.

“Asal-usul SKT ini memang tidak jelas sehingga kami sangat berterimakasih atas keputusan yang menyatakan agar ada pencabutan SKT tersebut,” jelasnya.

Sumarta menjelaskan, sebelumnya masyarakat berusaha agar polemik penerbitan SKT di atas lahan IUP PT Alter Abadi tersebut tidak ke ranah hukum dan selesai dalam RDP ini.

“Namun keputusan hari ini sangat tegas dan tidak ragu-ragu, kami atas nama masyarakat sangat berterimakasih sekali,” ungkapnya.

Sementara itu, di tempat yang sama Kepala Desa Aik Seruk, Prasastia Yoga mengatakan akan mencabut SKT tersebut.

Keputusan ini ia ambil setelah ada rekomendasi dari DPRD Belitung dan kesepakatan bersama antar peserta yang hadir dalam RDP tersebut.

Baca Juga  Peringati Hari Kesehatan Dunia 2025, Dua Orang WBP Lapas Kelas II B Tanjungpandan Terima Remisi Sakit

“Namun kami akan mempelajari dulu kekuatan hukumnya karena ini baru rekomendasi. Tapi kalau lembaga hukum sudah menyatakan itu (SKT -red) cacat hukum, maka akan kami cabut,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Yoga mengatakan pihaknya menjaga kehati-hatian agar nanti keputusan pencabutan SKT ini tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari.

Meskipun dalam hatinya ia sangat berharap agar permasalahan ini bisa selesai dengan baik.

“Kalau aku pada prinsipnya yang penting tidak bermasalah, kayaknya ini maju ke PTUN sehingga PTUN yang menentukan pencabutan layak atau tidak, melalui pengadilan,” terangnya. (Nazriel)

https://www.youtube.com/watch?v=HknPR4dDkBU&t=605s

Share :

Baca Juga

Tokoh Adat Membalong

Belitong Humanities

Sikapi Konflik Foresta Lestari Dwikarya, Tokoh Adat Membalong Gelar Prosesi Adat, Kik Mukti: Perjuangan Pakai Otak Bukan Otot

Belitong Humanities

Diprotes Sejumlah Ormas Islam, Penyelenggara Akhirnya Membatalkan Oktober Fest
Sekjen Peradin

Belitong Humanities

Bangun Sinergitas dan Silaturahmi, Sekjen Peradin Berkunjung ke Belitung

Belitong Humanities

‎Lewat “September Ceria”, Perpustakaan Daerah Belitung Berbenah Diri, Tatap Masa Depan Cerah
Kepala Dinas menikah siri

Belitong Humanities

Kabar Oknum Kepala Dinas Nikah Siri di Lingkungan Pemkab Beltim Kembali Mencuat, Begini Aturan Menikah Bagi PNS
Musyda ke-4 Muhammadiyah

Belitong Humanities

Ratusan Peserta Pawai Ta’aruf Semarakkan Rangkaian Musyda ke-4 Muhammadiyah Beltim
Universitas Tarumanagara

Belitong Humanities

Wabup Belitung Terima Audiensi Civitas Akademika Universitas Tarumanagara
Pemerintah kabupaten belitung timur meraih Penghargaan Peningkatan Indeks MCP dari KPK RI

Belitong Humanities

Keren! Pemkab Beltim Raih Penghargaan Peningkatan Indeks MCP dari KPK RI