Home / Belitong Humanities

Senin, 20 Februari 2023 - 17:12 WIB

Benahi Pelayanan, Wabup Belitung Pimpin Rapat Evaluasi RSUD Marsidi Judono

Rapat evaluasi pelayanan RSUD Marsidi Judono Belitung, Senin (20/2) pagi.

Rapat evaluasi pelayanan RSUD Marsidi Judono Belitung, Senin (20/2) pagi.

BelitongToday, Tanjungpandan – Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie memimpin rapat evaluasi pelayanan RSUD Marsidi Judono Belitung.

Rapat tersebut berlangsung di ruang rapat Bupati Belitung, Senin (20/2) pagi.

Rapat tersebut berlangsung untuk menindaklanjuti permasalahan antara keluarga pasien dan oknum perawat RSUD Marsidi Judono Belitung yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie mengatakan kejadian antara keluarga pasien dengan salah oknum perawat di RSUD Marsidi Judono menandakan bahwa kualitas pelayanan RSUD Marsidi Judono Belitung harus ditingkatkan.

“Minimal kualitas pelayanan bisa sama dengan rumah sakit swasta,” imbuhnya.

Baca Juga  Mengintip Standar dan Kebersihan Dapur Umum MBG yang Dipuji Wabup Belitung

Ia menjelaskan, permasalahan antara keluarga pasien dan oknum perawat terjadi karena tiadanya program Belitung Saluran Aspirasi Pengaduan (Besadu) di RSUD.

“Setidaknya kalau ada program Besadu di situ masyarakat bisa mengadu dan wajib selesai maksimal tiga hari,” paparnya.

Akan tetapi, keluarga pasien tersebut mengadukan persoalannya ke media dan mengunggahnya di media sosial Facebook.

“Kemudian ada ratusan orang yang mengeluh, sehingga seperti ada cahaya baru dari dr. Tan yang memantik keluhan terkait RSUD,” ungkapnya.

Selain itu, Wabup juga menyoroti persoalan antrean pendaftaran online di RSUD Marsidi Judono Belitung.

Baca Juga  Kunker ke Belitung, Edi Nasapta Bahas Solusi Kemerosotan Ekonomi Bangka Belitung

“Terkait pendafataran online juga harus kita carikan solusi agar tidak menumpuk di RSUD,” bebernya.

“Nanti saya akan minta bantu relawan digital untuk membantu ini,” terangnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Marsidi Judono Belitung, dr. Hendra, Sp.An mengatakan kejadian itu menjadi tamparan keras bagi RSUD.

“Kejadian kemarin merupakan tamparan keras bagi kami,’ tuturnya.

Ia menjelaskan, manajemen RSUD Marsidi Judono Belitung akan segera memperbaiki diri atas kejadian kemarin.

“Jangan ada yang membela diri. Yang kita lakukan adalah memperbaiki diri karena bagi masyarakat yang penting adalah pelayanan yang baik,” imbuhnya. (Mg1).

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Imigrasi Tanjungpandan sebut ada 86 Orang WNA di Belitung

Belitong Humanities

KPU Kabupaten Belitung Timur Buka Kembali Kesempatan Jadi Penyelenggara Pilkada

Belitong Humanities

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Pengurus Mushola Al-Furqon Desa Bantan Terbakar
PT Timah Kejari Belitung

Belitong Humanities

PT Timah Gandeng Kejari Belitung, Jalin Kerja Sama Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara
Kepala BNNK Belitung, Nasrudin

Belitong Humanities

Libur Sekolah, BNNK Belitung Himbau Orang Tua Awasi Pergaulan Anak
Siswa TK Angkasa

Belitong Humanities

Siswa TK Angkasa Lanud HAS Hanandjoeddin Ikuti Kegiatan Luar Kelas, Saksikan Atraksi Aero Modelling dan Jajal Halang Rintang
Bantuan Listrik Gratis

Belitong Humanities

Srikandi PLN Salurkan Bantuan Listrik Gratis Kepada 26 Penerima

Belitong Humanities

Konferensi Pers RSUD Marsidi Judono Soal Dugaan Kesalahan Transfusi Darah, Ini Penjelasan Direktur