Home / Belitong Tourism and Holiday

Minggu, 25 September 2022 - 14:23 WIB

Menjelajahi Keindahan Belitung Mangrove Park

Pulau Belitung tidak hanya menawarkan keindahan pantai serta formasi bebatuan granit yang menggugah mata.

Belitung menyuguhkan keindahan lain yang dapat dinikmati oleh para pelancong yang berkunjung ke Negeri Laskar Pelangi tersebut, salah satunya adalah menjelajahi keindahan Belitong Mangrove Park.

Belitung Mangrove Park terletak di Desa Juru Seberang, Kecamatan Tanjungpandan, Belitung. Hanya diperlukan waktu kurang lebih 15 menit dari pusat kota Tanjungpandan anda sudah bisa menikmati hijaunya “surga” mangrove dalam kota Belitung.

Suasana hijau pepohonan mangrove yang asri ditemani merdunya kicauan burung yang berada kawasan tersebut akan menambah kedamaian dan ketenangan anda dari hiruk-pikuk penatnya ibukota.

Belitung Mangrove Park dikelola oleh Hutan Kemasyarakatan (HKm) Seberang Bersatu, yang merupakan komunitas masyarakat yang
dipercayai oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mengelola kawasan hutan mangrove dan hutan pantai yang ada di Desa Juru Seberang, Belitung.

Pembentukan HKm Seberang Bersatu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Juru Seberang melalui pemanfaatan sumber daya hutan secara optimal, adil, dan berkelanjutan dengan tetap menjaga kelestarian fungsi hutan dan lingkungan hidup.

HKm Seberang Bersatu dibentuk pada 23 November 2013 dan telah mendapatkan pengesahan melalui SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) No. SK.79MenLHK-II/2015 tentang penerapan areal kerja HKm Seberang Bersatu seluas 757 hektar.

Selain itu, HKm Seberang Bersatu juga telah mendapatkan izin pengusahaannya yang telah disahkan melalui SK Gubernur Bangka Belitung No:188.44/717/DISHUT/2015 Tentang Pemberian Izin Usaha Pemanfaatan (IUP) Hkm.

Ekowisata Belitung Mangrove Park

Belitung Mangrove Park menawarkan aktivitas wisata yang berbasis ekowisata, mulai dari menelusuri taman mangrove, susur sungai, “bird watching”, “dinner sunset” dan merasakan langsung panen “sylvofishery” (sistem pertambakan teknologi tradisional yang menggabungkan antara usaha perikanan dengan penanaman mangrove).

Baca Juga  Pawai Promosi Potensi Pembangunan Belitung Sukses Digelar, Berikut Daftar Pemenangnya

Belitung Mangrove Park berdiri di atas lahan bekas tambang timah yang dimanfaatkan menjadi sebuah kawasan wisata berbasis ekosistem mangrove, serta sebagai kawasan yang dimanfaatkan untuk upaya rehabilitasi ekosistem dan sekuentrasi karbon.

Kawasan wisata Belitung Mangrove Park juga
dikembangkan sebagai upaya mengurangi dampak perubahan iklim kepada ekosistem dan
masyarakat yang ada di daerah pesisir.

Sejumlah fasilitas yang tersedia di kawasan Belitung Mangrove Park yaitu jalur trek mangrove, menara pengamatan, kapal susur sungai, kano, tambak, teras mancing, pusat informasi wisata, rumah edukasi, rumah makan, rumah singgah,
dan dermaga sunset.

Di Belitung Mangrove Park para pelancong tidak hanya diajak berwisata namun juga mendapatkan pengetahuan tentang tanaman mangrove dan kelestarian alam lainnya.

Pengamatan Burung

Salah satu pengalaman yang patut dicoba ketika berkunjung ke Belitung Mangrove Park adalah pengamatan burung (bird watching).

Pengamatan dilakukan dari atas menara pandang setinggi 12 meter. Dari atas menara ini para pengunjung bisa melihat pemandangan laut dan hutan mangrove yang membentang di areal Hkm Seberang Bersatu, termasuk pantai wisata Tanjung Pendam.

Apabila pengamatan dilakukan pada sore hari, pengunjung juga bisa sekaligus menikmati keindahan matahari terbenam (sunset) langsung dari atas menara pandang, sungguh indah.

Selain melakukan pengamatan dari atas menara pandang, para pengunjung juga bisa melakukan pengamatan burung saat melakukan aktivitas susur sungai.

Pengelola mencatat sebanyak kurang lebih 24 jenis burung melintas di kawasan wisata Belitung Mangrove Park, seperti burung cinenen kelabu, kipasan belang, cekakak belukar, burung-madu kelapa, elang-laut perut-putih, burung-madu
sriganti, dan lain sebagainya.

Namun demikian, ketika melakukan wisata pengamatan burung, pengunjung disarankan membawa perlengkapan tambahan seperti teropong yang disediakan oleh pengelola serta buku identifikasi untuk memudahkan dalam mengenali jenis burung yang dijumpai.

Baca Juga  Permudah Masyarakat Bayar Pajak, Samsat Belitung Luncurkan Program Teras Samsat BRI

Mewujudkan Mimpi Pariwisata Berkelanjutan

Ketua Hkm Seberang Bersatu, Marwandi mengungkapkan Belitung Mangrove Park yang terletak di areal Hkm Seberang Bersatu, dulunya merupakan lahan bekas tambang biji timah.

Seiring berjalannya waktu, ketika aktivitas pertambangan berakhir, masyarakat secara bersama-sama melakukan restorasi terhadap kawasan tersebut.

“Sehingga apa yang kita saksikan pada hari ini sebenarnya dulu tidak seperti ini, namun inilah sebuah bukti dari komitmen untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan,” katanya.

Dari Hkm Seberang Bersatu, pihaknya ingin mewujudkan mimpi tentang pariwisata berkelanjutan yang tidak hanya sebatas slogan semata. Karakteristik utama dari pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) adalah komitmen menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup.

“Kami ingin apa yang sudah kami lakukan pada hari ini bisa bermanfaat untuk waktu yang akan datang,” ujarnya.

Dikatakan Marwandi, demi menjaga api semangat pelestarian lingkungan hidup agar tetap menyala, Hkm Seberang Bersatu saat ini sudah membuka program pelestarian mangrove dan terumbu karang (coral).

Melalui program ini, masyarakat bisa melakukan donasi maupun adopsi tanaman mangrove dan koral atau terumbu karang guna mendukung mitigasi perubahan iklim dunia,” terangnya.

Untuk memudahkan masyarakat melakukan donasi mangrove dan koral, pihaknya meluncurkan aplikasi Donasi Adopsi Mangrove Coral (Si Mangco).

“Kami menamakan aplikasi “Si Mangco” karena berdasarkan cerita orang tua terdahulu ada hewan kera besar penjaga hutan mangrove dan terumbu karang yang disebut Simangko,” ujarnya.

Bagi Marwandi, melestarikan alam dan lingkungan hidup dari ancaman kerusakan merupakan sebuah ibadah agar bumi bisa diwariskan dalam keadaan baik kepada generasi selanjutnya. Salam Lestari ! (*)

Share :

Baca Juga

Belitong Tourism and Holiday

Yuk Kunjungi Pekan Kreasi Pemuda di Pantai Nyiur Melambai! Digelar Tiga Hari
destinasi

Belitong Tourism and Holiday

Yuk Intip Pesona Unik Tebat Rasau, Jadi Kebanggaan Masyarakat Simpang Renggiang
Basket 3x3

Belitong Sport

William Raih MVP, Tim SMK 1 Tanjung Pandan Juarai Basket 3×3 KU-16 di Tanjung Pendam

Belitong Tourism and Holiday

Pulau Mendanau, Masyarakat Ramah dan Alam yang Indah, Bikin Tim DJN Wanadri Jatuh Hati

Belitong Economic and Business

Wacana KEK Kelautan dan Perikanan Belitung, Sanem Sebut Tim KKP sudah Survei Tiga Lokasi

Belitong Tourism and Holiday

Paspor Masa Berlaku 10 tahun Diterbitkan Mulai Besok
Pulau Belitung

Belitong Tourism and Holiday

Surga Tersembunyi di Pulau Belitung, Pantai Laskar Pelangi
Diskusi

Belitong Tourism and Holiday

Ajak Pelaku Wisata Belitung Peka Masalah Wisata, LKHP-WP3K Gelar Diskusi Kepariwisataan Non-Bahari