Home / Belitong Tourism and Holiday

Senin, 8 September 2025 - 09:51 WIB

‎Perayaan Tradisi Sembahyang Rebut di Kelenteng Kelapa Kampit Meriah, Bupati Belitung Timur Hadir Langsung

Suasana perayaan tradisi sembahyang rebut di Kelenteng Kelapa Kampit yang dihadiri langsung oleh Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten pada, Sabtu 6 September 2025 malam.

Suasana perayaan tradisi sembahyang rebut di Kelenteng Kelapa Kampit yang dihadiri langsung oleh Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten pada, Sabtu 6 September 2025 malam.

‎BelitongToday, Kelapa Kampit – Perayaan Sembahyang Rebut (Chit Nyet Pan) di Kelenteng Kelapa Kampit yang dilaksanakan Yayasan Kelenteng Kelapa Kampit pada, Sabtu 6 September 2025 berlangsung meriah.

‎Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten sekaligus Ketua Yayasan Klenteng Kelapa Kampit dan diramaikan warga masyarakat dari berbagai daerah.

Kamarudin Muten mengatakan pada moment sembahyang rebut ini berlangsung bertepatan dengan peringatan HUT RI ke-80 yang mengangkat tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera.

Ia menyampaikan kegiatan ini menjadi sarana mempererat kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para donatur yang telah memberikan sumbangan dalam bentuk beras dan dana untuk kegiatan kemanusiaan di Beltim,” ujarnya.

Baca Juga  Terkait Jembatan Pilang, Ferry Masih Tunggu Bupati

Ia menilai nilai-nilai toleransi di Beltim selama ini telah telah terjalin dan tetap terjaga yang telah menjadi ciri khas masyarakat Beltim.

“Perayaan ini membaurkan masyarakat tanpa melihat perbedaan suku dan agama. Kita harapkan tidak ada perpecahan karena kita semua bersaudara. Mari kita pertahankan persatuan, Belitung Timur adalah rumah bersama yang damai dan toleran,” ujar Kamarudin.

‎Tradisi sembahyang rebut bukan hanya ritual spiritual, tetapi juga menjadi simbol harmonisasi antar umat beragama serta cermin keberagaman warga masyarakat.

Warga yang hadir tidak hanya warga keturunan yang merantau dan kembali ke Belitung tapi warga masyarakat di Kabupaten Beltim.

Baca Juga  PT Pos Indonesia Luncurkan Perangko Seri Geopark Belitong

‎Dalam acara itu, dilaksanakan juga sembahyang rebut yang diawali dengan rebutan bahan pokok yang disediakan di atas altar dan merupakan simbol mengenang leluhur, mengingat akan masa hidupnya, akan budi kasih leluhur yang telah merawat dan memberikan bimbingan.

Kemudian warga masyarakat dihibur oleh artis ibukota untuk menambah suasana semarak dan meriahnya acara itu.

Pada puncak perayaan sembahyang rebut, ditandai dengan pembakaran Patung Te Se Ja dan replika pesawat, kapal dan lainnya tepat pukul 00.00 WIB malam yang dipercaya sebagai simbol penjaga arwah yang dibakar pada puncak sembahyang. (Angga/Rel)

Share :

Baca Juga

Belitong Tourism and Holiday

Pandemi Covid-19 Melandai, Belitung Siap Kembangkan Wisata Kapal Pesiar

Belitong Tourism and Holiday

Mengintip Pesona Danau Biru Belitung, Lubang Galian Tambang Yang Mempesona
Turnamen 3x3

Belitong Sport

Turnamen 3×3 Basket de Belitong di Tanjung Pendam Berakhir, Class Keluar Sebagai Juara
Umat Hindu Balitung

Belitong Humanities

Sambut Hari Raya Nyepi, Umat Hindu Dusun Balitung Arak Ogoh-Ogoh Berkeliling Kampung, Ini Maknanya

Belitong Tourism and Holiday

Umat Hindu di Dusun Balitung Pelepak Puteh Arak Ogoh-ogoh Jelang Nyepi, Ini Maknanya!

Belitong Tourism and Holiday

Pemkab Belitung Berencana Buka Kembali Penerbangan Internasional
Belitung Independence Music Festival 2023

Belitong Tourism and Holiday

Bangun Wisata Berbasis Seni dan Budaya, Belitung Bakal Jadi lokasi Acara Independence Music Festival 2023

Belitong Tourism and Holiday

Menjelajahi Keindahan Belitung Mangrove Park