Home / Belitong Health

Senin, 12 Juni 2023 - 14:20 WIB

Antisipasi Wabah LSD, DKPP Belitung Bagikan Cairan Disinfektan

DKPP Belitung membagikan cairan disinfektan guna mengantisipasi penyakit LSD pada hewan ternak sapi di Belitung.

DKPP Belitung membagikan cairan disinfektan guna mengantisipasi penyakit LSD pada hewan ternak sapi di Belitung.

BelitongToday, Tanjungpandan – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Belitung membagikan cairan disinfektan kepada para peternak dan penjual hewan kurban.

Pembagian cairan ini bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran wabah Lumpy Skin Disease (LSD). Atau, penyakit kulit berbenjol pada hewan ternak sapi dan kambing.

“Masing-masing peternak dan penjual mendapatkan satu cairan desinfektan ini,” ungkap Kepala Bidang Peternakan DKPP Belitung, Suparman.

Ia menerangkan, pembagian cairan disinfektan tersebut kepada sebanyak 48 titik kandang dan penjualan hewan kurban di wilayah Tanjungpandan.

Oleh karena itu, Ia berharap, para peternak dapat menyemprotkan cairan disinfektan tersebut sebanyak satu kali sehari guna membunuh virus dan serangga penyebab LSD.

Baca Juga  Plt Asisten III Setda Pemkab Beltim Hadiri Pembukaan Belitung Expo 2025

“Minimal semprot di pagi hari dan sore harinya lakukan pengasapan untuk membunuh serangga,” beber Suparman.

Ia menambahkan, salah satu upaya mencegah merebaknya wabah LSD pada sapi adalah dengan menjaga kondisi kebersihan kandang. Pasalnya saat ini pemerintah belum mengadakan vaksinasi LSD di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Sifatnya masih terbatas hanya ada di daerah yang penyebaran LSD-nya cukup sporadis, itu yang diutamakan terlebih dahulu,” jelasnya.

Sementara itu, dokter hewan di Puskeswan Tanjung Pandan, drh. Liza Aprianti mengatakan penyakit LSD atau kulit berbenjol penyebabnya adalah virus yang penularannya melalui serangga.

Baca Juga  Perhatikan Kesejahteraan Anggota Kodim, DPPKBPMD Belitung Lakukan Sosialisasi KB di Makodim 0414 Belitung

“Kalau penularannya karena serangga maka otomatis pencegahannya harus mengeliminasi serangga dengan menjaga kebersihan kandang dan menyemprotkan cairan disinfektan,” katanya.

Ia menjelaskan, adapun gejala sapi yang terinfeksi virus LSD adalah demam dengan timbulnya benjolan di tubuh dan kulit sapi.

“Benjolan itu dari kecil kemudian berkembang melepuh dan pecah, kemudian juga ada pembengkakan di kelenjar tubuh, hewan demam, lesu dan produktivitasnya mengalami penurunan salah satunya nafsu makan,” ungkapnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Hewan Kurban Belitung

Belitong Health

Zero Kasus PMK, DKPP Belitung Pastikan Hewan Kurban di Belitung Bebas PMK
Seminar Kesehatan

Belitong Health

RSUD Beltim dan RSUD Ir. Soekarno Gelar Seminar Kesehatan Tentang Penyakit Jantung dan Bayi Prematur
Sinar UV Matahari

Belitong Health

Pentingnya Mengenal Paparan Sinar UV Matahari Ekstrem yang Meningkat di Indonesia dan Cara Melindungi Diri

Belitong Health

BPOM Evaluasi Program Keamanan Pangan BPOM di Kabupaten Beltim
Kaki Gajah

Belitong Health

Targetkan Bebas Kaki Gajah, Pemkab Belitung Timur Wajibkan Masyarakat Minum Pil Anti Kaki Gajah
meningkatkan kesehatan

Belitong Health

Ini Manfaat Liburan yang dapat Meningkatkan Kesehatan Mental
Stunting belitung

Belitong Health

Bupati Belitung Sampaikan Upaya Penanganan Stunting di Hadapan Menko PMK Secara Daring

Belitong Health

Musim Hujan, DKPP Belitung Imbau Peternak Waspada Penyakit