Simbiosis Mutualisme
Mulyana berharap kerjasama ini akan saling menguntungkan ke dua belah pihak. Apalagi hubungan baik antara Pemkab Beltim dan UPI Bandung sudah berjalan sejak 6 tahun lalu.
“Harapan kami, kami punya ilmu pengetahuan dan teknologi, yang bisa kami sebarkan sehingga daerah-daerah itu bisa memiliki atlet yang handal. Tugas kita bagaimana menciptakan atlet-atlet yang berprestasi di tingkat nasional dan internasional,” harap Mulyana.
Sementara itu Ketua KONI Beltim, Kamarudin, mengatakan sangat bersyukur dengan kerjasama yang ia jalin dengan FPOK UPI Bandung, baik di bidang kepelatihan maupun beasiswa atlet. Terobosan ini ia harapkan akan meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Beltim.
“Insyallah adanya kerjasama ini akan membawa manfaat bagi Kabupaten Beltim, terutama untuk meningkatkan prestasi olahraga. Atlet kita juga tidak perlu bingung untuk melanjutkan kuliahnya,” ujar Kamarudin yang biasa dipanggil Toyo.
Kamarudin atau yang akrab orang memanggil Toyo, optimis dengan semangat atlet dan kemampuan para pelatih di Kabupaten Beltim akan terus meningkat. Dengan ilmu dan teknologi yang akan UPI Bandung berikan bagi kemajuan olahraga di Kabupaten Beltim.
“Alhamdulillah setelah sukses dengan STKIP Pasundan, kita akan bisa memberikan beasiswa bagi atlet berprestasi kita di FPOK UPI Bandung. Mudah-mudahan banyak putra-putri kita yang akan meningkatkan prestasinya hingga bisa kuliah di sana,” kata Toyo. (Mario)







