Home / Belitong Humanities

Senin, 14 April 2025 - 17:03 WIB

Baksos HBP Ke-61 Lapas Kelas II B Tanjungpandan di SD Negeri 11 Badau

Suasana dokumentasi penyaluran bantuan kepada siswa kurang mampu di SD Negeri 11 Badau dalam rangka menyambut HBP ke-61 Tahun 2025, Senin 14 April 2025.

Suasana dokumentasi penyaluran bantuan kepada siswa kurang mampu di SD Negeri 11 Badau dalam rangka menyambut HBP ke-61 Tahun 2025, Senin 14 April 2025.

BelitongToday, Badau – Dalam rangka menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke 61 Tahun 2025, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tanjungpandan menggelar kegiatan Bhakti Sosial bagi masyarakat sekitar Lapas bertempat di SD Negeri 11 Badau, Senin 14 April 2025.

Rangkaian kegiatan dikemas dalam kegiatan Lapas Goes To School Lapas Tanjungpandan membagikan bantuan seragam sekolah, bantuan pelunasan uang komite sekolah bagi siswa desa cerucuk yang tidak mampu dan paket sembako untuk orang tua siswa.

Kegiatan yang mengusung tema Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat Untuk Masyarakat tersebut turut dihadiri oleh Kepala Desa Cerucuk, Kepala Sekolah dan Ketua Komite Sekolah SDN Negeri 11 Badau.

Dalam sambutannya, Kalapas Kelas IIB Tanjungpandan Royhan Al Faisal menyampaikan kegiatan bakti sosial ini diselenggarakan sebagai implementasi dari moto Direktur Jendral Pemasyarakatan yakni “Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat Untuk Masyarakat” yang diwujudkan dalam bentuk kepedulian jajaran petugas Lembaga Pemasyarakatan untuk membantu masyarakat sekitar Lapas.

Baca Juga  ‎Mutiara Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW, Momentum Meningkatkan Kepedulian Sosial

Royhan juga menyampaikan bahwa HBP ke-61 ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa jajaran pemasyarakatan hadir tidak hanya untuk pembinaan warga binaan tetapi juga untuk masyarakat luas.

“Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-61 ini menjadi momentum untuk tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam lapas, tetapi juga menunjukkan bahwa Pemasyarakatan hadir dan Pasti Bermanfaat Untuk Masyarakat,” ujarnya penuh semangat.

Selanjutnya Kepala SDN Negeri 11 Badau Ismail, menyampaikan terimakasih atas perhatian Lapas Tanjungpandan kepada sekolah yang dipimpinnya.

Ismail menyampaikan kondisi ekonomi orang tua siswa secara umum kategori menengah kebawah, bangunan fisik sekolah sudah banyak yang rusak, dan minimnya jumlah siswa menjadi tantangan khusus.

Baca Juga  Evaluasi dan Monitoring Pegawai, Dishub Belitung Siap Berikan Pelayanan yang Terbaik Kepada Masyarakat

Dirinya berharap bantuan dari pihak Lapas Tanjungpandan menjadi semangat bagi siswa dan orang tua siswa untuk semangat bersekolah.

“Kami sangat berterimakasih, ini merupakan dukungan yang luar biasa, khususnya menjadi semangat bagi anak – anak kami untuk tetap bersekolah ditengah keterbatasan mereka dan keluarga,” ujar Ismail.

Sementara itu, salah satu orang tua siswa yang merupakan penerima bantuan menyambut bantuan ini dengan penuh rasa syukur dan bahagia, mengingat tantangan ekonomi yang kian berat. Dirinya menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan pihak Lapas.

“Bantuan sembako dan pembayaran uang komite sekolah ini sangat berarti bagi kami di tengah kondisi sulit seperti sekarang. Kami merasa diperhatikan,” ungkapnya. (Nazriel/Rel)

Share :

Baca Juga

P4GN BNNK Belitung

Belitong Humanities

Cegah P4GN, BNNK Belitung Gelar Sosialisasi kepada Instansi Pemerintah dan Pendidikan
Paal Satu

Belitong Humanities

Polemik Lapangan Sepakbola Paal Satu Berubah Jadi Kavlingan, Ini Penjelasan Lurah
BPBD

Belitong Humanities

Minim SDM dan Sarpras, BPBD Beltim Tetap Bekerja Maksimal Layani Masyarakat

Belitong Humanities

Pj Bupati Belitung Sambut Baik Dua Raperda Inisiatif DPRD Belitung
Khitanan Massal Bakti Timah

Belitong Humanities

85 Anak Ikuti Khitanan Massal Bulan Bakti PT Timah di Belitung Timur

Belitong Humanities

Perkuat Komunikasi, Ombudsman RI Kunjungi Belitung
Diskominfo Belitung

Belitong Humanities

Ajak Siswa Mengenal Dunia Jurnalistik, Diskominfo Belitung Gelar “Media Center Goes to School”
pemantauan Hilal

Belitong Humanities

Hasil Pantauan Hilal 1 Ramadan 1444 Hijriah di Tanjungpendam Tertutup Awan, Kemenag Belitung Pikirkan Lokasi Alternatif