Home / Belitong Humanities

Minggu, 3 Maret 2024 - 11:41 WIB

Sambut Bulan Suci Ramadhan 1445 Hijiriah, Desa Perawas Gelar “Beruah Massal”

Suasana kegiatan "Beruah Massal" Desa Perawas di rumah panggung Melayu Belitung, jalan Puskemas, Desa Perawas, Kecamatan Tanjungpandan, Minggu 3 Maret 2024.

Suasana kegiatan "Beruah Massal" Desa Perawas di rumah panggung Melayu Belitung, jalan Puskemas, Desa Perawas, Kecamatan Tanjungpandan, Minggu 3 Maret 2024.

BelitongToday, Tanjungpandan – Pemerintah Desa Perawas, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, menggelar kegiatan “Beruah Massal” dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1445 Hijiriah.

Kegiatan Beruah Massal tersebut berlangsung di rumah adat panggung Melayu Belitung, jalan Puskesmas, Desa Perawas, Tanjungpandan, Minggu 3 Maret 2024.

Kegiatan dihadiri langsung oleh Asisten Administrasi Umum Setda Pemkab Belitung Suksesyadi mewakili Pj Bupati Belitung Yuspian yang berhalangan hadir karena tengah bertugas di luar kota.

Asisten Administrasi Umum Setda Pemkab Belitung, Suksesyadi membacakan sambutan Pj Bupati Belitung Yuspian. Pemerintah daerah pada intinya mengapresiasi kegiatan “Beruah Massal” Desa Perawas.

Baca Juga  Kabupaten Belitung Timur Jadi Tuan Rumah Kejurprov Drumband Senior Tingkat Babel

Menurutnya, kegiatan ini merupakan ajang pelestarian adat istiadat agar tidak tergerus budaya asing. Apalagi di tengah gempuran era kemajuan teknologi dan informasi sekarang ini.

“Pemkab menyambut baik kegiatan ini karena sangat tinggi makna untuk melestarikan adat budaya kita,” tambahnya.

Ia menambahkan, selain itu, kegiatan “Beruah Massal” ini dapat menjadi agenda pariwisata Belitung ke depannya.

Hal ini tak kalah menarik, karena Desa Perawas telah memiliki rumah adat panggung Melayu Belitung.

“Kegiatan “Beruah Massal” ini bisa menjadi daya tarik pariwisata bagi wisatawan yang datang ke Belitung,” tutupnya.

Melestarikan Adat dan Budaya

Sementara itu, Kepala Desa Perawas, Yahya menjelaskan bahwa kegiatan “Beruah Massal” Desa Perawas merupakan bentuk nyata Pemdes Perawas dalam melestarikan adat dan budaya Melayu Belitung.

Baca Juga  Tingkatkan Kesejahteraan Insan Pers, Koperasi Pena Dunia Tajam Resmi Terbentuk

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari Desa Perawas dalam melestarikan adat di Belitung semoga ini bisa dilaksanakan setiap tahun dan kedepannya partisipasi masyarakat lebih tinggi,” imbuhnya.

Menurut Yahya, sebagai orang Melayu Belitung maka penting untuk melestarikan adat dan budaya Melayu agar tidak kalah dengan budaya dan adat istiadat dari luar.

“Kita sebagai Melayu Belitung harus terus menjaga keasrian dan melestarikan adat istiadat kita,” pesan Yahya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat, Distangan Beltim Teken MoU dengan PT. SMM
Guru Penggerak Belitung

Belitong Humanities

Guru Penggerak Diharapkan Mampu Bawa Siswa Temukan Potensi Diri
Hari Kesaktian Pancasila

Belitong Humanities

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Belitung Timur Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Pancasila

Belitong Humanities

Bupati Sanem Apresiasi BKKBN Babel Mutakhirkan Data Penduduk
Kejati

Belitong Humanities

Antisipasi Permasalahan Hukum, Kejati Babel dan Bank Sumsel Babel Teken Nota Kesepahaman

Belitong Humanities

Sebanyak 120 ‘Kik Dukun’ Belitung Terima Dana Insentif, Ketua FKAB Mukti Maharip Sampaikan Apresiasi
Seleksi

Belitong Humanities

Seleksi JPT Sekda Beltim Masuki Tahapan Assessment Kompetensi

Belitong Humanities

‎Bupati Belitung Buka Kegiatan Pemusatan Diklat Calon Paskibraka Kabupaten Belitung Tahun 2026