Home / Belitong Humanities

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:19 WIB

BKKBN RI Gelar Rakornis Pengendalian Penduduk, Hasto Wardoyo Ingatkan Soal Bonus Demografi

Kegiatan Rakornis bidang pengendalian penduduk tahun 2024 yang berlangsung di Ballroom Hotel Santika, Sijuk, Kabupaten Belitung, Selasa 20 Februari 2024.

Kegiatan Rakornis bidang pengendalian penduduk tahun 2024 yang berlangsung di Ballroom Hotel Santika, Sijuk, Kabupaten Belitung, Selasa 20 Februari 2024.

BelitongToday, Sijuk – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) pengendalian penduduk di Ballroom Hotel Santika, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa, 20 Februari 2024.

Rapat mengangkat tema “Pembangunan Berwawasan Kependudukan Mewujudkan Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045”.

Dalam rakornis tersebut Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo mengingatkan tentang waspada bonus demografi. Pesan ini disampaikan kepada Kepala Perwakilan BKKBN RI di seluruh Indonesia.

Baca Juga  1.310 Honorer Kabupaten Beltim Ikut Seleksi Kompetisi PPPK

Hasto menyebutkan, banyak daerah di Indonesia yang sudah mencapai kondisi bonus demografi. Sehingga tantangan bonus demografi harus dihadapi dan disikapi dengan penyiapan kualitas SDM yang baik

“Ada sebagian orang yang merasakan nanti akan ada bonus demografi, padahal secara nasional puncaknya di 2020, jadi sebenarnya kita sudah meninggalkan puncak demografi dan sebenarnya sebentar lagi kita akan menutup bonus demografi,” jelasnya.

Ia menyampaikan, SDM di Indonesia harus disiapkan dengan sebaik mungkin dalam menghadapi tantangan bonus demografi. Sehingga sebagaimana pesan Presiden Jokowi agar tidak terjebak dalam “middle income trap”.

Baca Juga  Baznas Belitung Salurkan Zakat di Desa Kacang Butor, Berikan Sosialisasi Tentang Pentingnya Zakat

Menurutnya, apabila kualitas SDM tidak ditingkatkan maka Indonesia akan banyak diisi oleh generasi tua, pada umumnya generasi tua di Indonesia berpendidikan rendah dan ekonominya lemah.

“Jadi saya rasa paradigma soal kependudukan hari ini sudah harus bergeser tidak lagi bicara soal kuantitas melainkan kualitas,” tutupnya. (Angga/Rel)

Share :

Baca Juga

Forkopimda

Belitong Humanities

Wujudkan Kondusifitas Daerah Jelang Pemilu 2024, Wabup Beltim Hadiri Rakor Forkopimda Babel

Belitong Humanities

Rukyatul Hilal 1 Ramadhan 1446 H di Pantai Tanjungpendam Tertutup Awan
Arus Balik Bandara Hanandjoeddin

Belitong Economic and Business

Jumlah Penumpang Puncak Arus Balik Lebaran 2023 di Bandara Hanandjoeddin Capai 2.533 Orang

Belitong Humanities

Pemkab Belitung Tutup Sementara Dermaga Penyeberangan Pasar Tradisional
kebakaran

Belitong Humanities

Pangkas Rambut Barokah Terbakar, Damkar Berhasil Padamkan Api Cegah Meluas ke Ruko

Belitong Humanities

Peringatan Hari Ibu ke-96 di Belitung Berlangsung Meriah

Belitong Humanities

โ€ŽDukungan H. AS Hanandjoeddin Menjadi Pahlawan Nasional Kembali Menggelora, Seminar Kepahlawanan Bakal Digelar di Pangkalpinang
Express Bahari

Belitong Economic and Business

H-4 Idul Fitri, Express Bahari 3 E Berangkatkan 183 Pemudik