Home / Belitong Economic and Business

Selasa, 27 Juni 2023 - 15:15 WIB

BPS Beltim Sebut Pertumbuhan Ekonomi di Beltim Terbaik Kedua di Babel, Benarkah?

Logo Badan Pusat Statistik (BPS)

Logo Badan Pusat Statistik (BPS)

BelitongToday, ManggarBadan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengatakan pertumbuhan ekonomi di Belitung Timur menjadi terbaik kedua di Babel.

Tentunya hal ini menjadi pertanyaan bagi publik dan sejumlah pihak di Belitung Timur. Pasalnya, Kabupaten Belitung Timur pada tahun 2022 lalu memiliki angka PDB terendah daripada kabupaten/kota lain se-Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung.

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) merupakan indikator yang menggambarkan besaran rupiah dari seluruh aktivitas ekonomi di suatu wilayah.

Kendati demikian, untuk mengukur kesejahteraan wilayah, indikator yang paling tepat adalah PDRB per kapita, atau PDRB dalam rupiah dibagi jumlah penduduk.

Berdasarkan rilis data BPS, PDRB Kabupaten Beltim Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) tahun 2022 sebesar Rp9,785,77 triliyun. Sedangkan PDRB Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) sebesar Rp5,931,76 juta.

Data tersebut berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2023.

Baca Juga  Yoga Reses, Serap 3 Aspirasi dari Masyarakat

Justru Lebih Baik daripada Kabupaten Lain

Kepala Kantor BPS Beltim Azhar mengatakan jika melihatnya dengan lebih detail, ternyata kemajuan atau tingkat ekonomi masyarakat Belitung Timur jauh lebih baik di Provinsi Babel.

Karena berdasarkan data yang sama, PDRB ADHK per kapita tahun 2022 Kabupaten Beltim sebesar Rp45.466,99 juta.

Angka tersebut membuat Kabupaten Beltim berada di posisi ke dua di Provinsi Babel, di bawah Bangka Barat yakni Rp50.333,18 juta.

Sedangkan PDRB ADHB per kapita Kabupaten Beltim tahun 2022 mencapai 75.077,99 juta.

Kabupaten Beltim berada di peringkat ke tiga di Provinsi Babel setelah Bangka Barat sebesar Rp80.031,30 juta dan Pangkal Pinang RP76.348,98 juta.

“Memang kalau melihat PDRB ADHB dan ADHK, Kabupaten Beltim rendah. Tapi kalau PDRB per kapita, penduduk Kabupaten Beltim lebih makmur,” kata Kepala Kantor BPS Kabupaten Beltim, Azhar, Selasa (27/6).

Baca Juga  Barang Langka dan Harga Melambung Tinggi, Pj Bupati Belitung Sidak Gas Elpiji Tiga Kilogram

Menurut Azhar, laju pertumbuhan ekonomi atau perkembangan suatu daerah bisa terlihat dari PDRB. Namun, besaran PDRB harus dibagi dengan jumlah penduduk pertengahan tahun atau per kapita.

“Analoginya, PDRB Indonesia lebih tinggi dari Singapura. Namun jika melihat PDRB per kapita, Singapura jauh lebih tinggi,” jelas Azhar bersama Kepala Seksi Integrasi Pengolahan Diseminasi Statistik Syahroni dan Statistisi Felia.

Untuk menghitung nilai PDRB, BPS mengambil data dari sektor 17 lapangan usaha penunjang ekonomi yang ada di suatu daerah. Sedangkan untuk menghitung pertumbuhan ekonomi menggunakan PDRB ADHK dan guna mengukur kondisi ekonomi BPS menggunakan PDRB ADHB.

“PDRB itu volume produksi barang dan jasa kali harga. Jadi kalau ADHK pengalinya pakai harga 2010, kalau ADHB pakai harga barang jasa sekarang,” pungkasnya. (Mario)

https://youtu.be/oZ_LFV5uFmE

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

Status Bandara HAS Hanandjoeddin Tak Lagi Internasional, Ketua DPRD Sebut Kabar Buruk Bagi Pariwisata Belitung
Pertemuan

Belitong Economic and Business

Pertemuan ASEAN HLTF-EI Resmi Dibuka, Pj Gubernur Bangka Belitung: Selamat Datang di Negeri Laskar Pelangi
SLCN Tangkapan Nelayan

Belitong Economic and Business

Buka SLCN 2023, Sanem Berharap Tangkapan Nelayan Meningkat

Belitong Economic and Business

Buka Musyawarah Nasional Mahasiswa Belitong, Bupati Beltim Sebut Pulau Belitung Banyak Mafia Timah

Belitong Economic and Business

Hari Ini Menparekraf Kembali ke Belitung, Bakal Resmikan Bioskop
Pertemuan Sanem dengan Pj Gubernur Babel

Belitong Economic and Business

Sanem Temui Pj Gubernur Babel, Bahas Tuntutan Warga Terhadap PT. Foresta Lestari Dwikarya

Belitong Economic and Business

Jelang Tahun Baru Imlek 2025, Warga Tionghoa Tanjungpandan Mulai Berburu Aksesoris
ASEAN Harus Menjadi Jangkar Stabilitas Ekonomi Dunia

Belitong Economic and Business

Bappenas: ASEAN Harus Menjadi Jangkar Stabilitas Ekonomi Dunia