BelitongToday, Tanjungpandan – Ratusan massa Forum Peduli Masyarakat Belantu (FPMB) tiba di halaman kantor DPRD Kabupaten Belitung di jalan Anwar, Kelurahan Lesung Batang, Kecamatan Tanjungpandan, Selasa (9/1).
Massa tiba di halaman gedung kantor DPRD Kabupaten Belitung pada pukul 10.55 WIB. Massa membawa sejumlah spanduk dan karton yang berisikan tuntutan mereka. Salah satunya adalah spanduk yang bertuliskan, ‘Cabut Izin PT. Foresta Lestari Dwikarya’.
Sebelumnya, Dalam surat pemberitahuan Nomor: 013/FPMB/-KB/I/2024 yang ditandatangani oleh Ketua Forum Perjuangan Masyarakat Belantu (FPMB) disampaikan aksi damai akan tersebut digelar di halaman kantor DPRD Belitung pada, Selasa 9 Januari 2024 pukul 10.00 WIB. Jumlah massa dalam aksi nanti diperkirakan bisa mencapai 600 orang
Ketua FPMB, Minggu dalam surat pemberitahuan mengatakan aksi ini digelar untuk mencari titik terang terhadap persoalan konflik antara masyarakat tujuh desa dengan PT. Foresta Lestari Dwikarya.
Pasalnya, sejak munculnya konflik Foresta dan masyarakat sampai saat ini belum menemukan titik terang.
Sementara itu, Ketua ‘Air Gede Never Die’ Novi dalam orasinya mengatakan aksi yang digelar pada hari ini adalah untuk menagih janji anggota DPRD Belitung terhadap polemik konflik PT. Foresta Lestari Dwikarya.
Ia menyampaikan, pihaknya jauh-jauh dari desa untuk bertemu dengan Ketua DPRD Belitung Ansori beserta para anggota.
“Kami ingin bertemu dengan Ketua DPRD Belitung yang kita hormati.Aksi solidaritas ini untuk kawan-kawan yang kriminalisasi oleh PT. Foresta. Kami jauh datang untuk ketemu ketua DPRD Belitung,” ungkapnya. (Nazriel)







