Home / Belitong Humanities

Jumat, 1 Maret 2024 - 20:11 WIB

Pegang Sapu Lidi dan Parang, Pj Bupati Belitung Sebut Belitung Chinese Internasional Festival 2024 Resmi Dimulai

Suasana foto bersama kegiatan simbolis pembukaan Belitung Chinese Internasional Festival 2024 di pendopo komplek perkuburan warga Tionghoa Belitung, Jumat 1 Maret 2024.

Suasana foto bersama kegiatan simbolis pembukaan Belitung Chinese Internasional Festival 2024 di pendopo komplek perkuburan warga Tionghoa Belitung, Jumat 1 Maret 2024.

BelitongToday, Tanjungpandan – Pj Bupati Belitung, Yuspian menghadiri kegiatan simbolis pembukaan Belitong Chinese Internasional Festival 2024.

Acara berlangsung di salah satu pendopo di perkuburan warga Tionghoa di Desa Pilang, Tanjungpandan, Jumat 1 Maret 2024.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Belitung Yuspian menerima sapu lidi dan parang dari ketua panitia Belitung Chinese Internasional Festival 2024, Ayie Gardiansyah dan Ketua Yayasan Budi Bakti, Hendri Haryono.

Sapu lidi dan parang tersebut sebagai simbol menandakan dimulainya kegiatan Belitung Chinese Internasional Festival 2024. Parang dan sapu lidi tersebut sebagai simbol aksi bersih-bersih.

Biasanya warga Tionghoa di Belitung akan melaksanakan kegiatan bersih-bersih di perkuburan leluhur atau “cuci kubur” sebelum melaksanakan kegiatan Cheng Beng.

“Meskipun pembukaan acara ini secara simbolik di sini namun tidak mengurangi makna kemeriahan pelaksanaan Belitung Chinese Internasional Festival 2024,” kata Pj Bupati Belitung Yuspian dalam sambutannya, Jumat 1 Maret 2024.

Baca Juga  Meskipun Dukungan Pemkab Belitung Tak Maksimal, Perbasi Belitung Siap Ikuti Ajang Nasional

Ia menerangkan, tujuan kegiatan Belitung Chinese Internasional Festival 2024 adalah untuk memulihkan kondisi kepariwisataan di Belitung.

Hal ini bertepatan dengan momentum perayaan Cheng Beng atau sembahyang kubur. Untuk itu, Belitung Chinese Internasional Festival 2024 adalah untuk menangkap peluang tersebut.

“Potensi ekonomi sangat luar biasa bapak ibu, di Belitung ada 11 ribu makam Tionghoa dan setengahnya masih aktif diziarahi oleh para keluarga,” ungkapnya.

Yuspian menjelaskan, pada waktu menggagas acara Belitung Chinese Internasional Festival 2024 pihaknya telah bertemu dengan perwakilan tokoh masyarakat Tionghoa dan Lembaga Adat Melayu (LAM) Belitung untuk meminta masukan serta saran pendapat.

“Saya sebagai putra Belitung asli dan paham bahwa tidak ada isu SARA di Belitung karena saya sejak kecil sudah berteman dengan rekan-rekan Tionghoa jadi tidak ada persoalan SARA,” imbuhnya.

Baca Juga  Konferensi Pers RSUD Marsidi Judono Soal Dugaan Kesalahan Transfusi Darah, Ini Penjelasan Direktur

Ia menjelaskan pula, BCIF 2024 sebenarnya sudah lama terbesit di dalam benaknya meskipun belum bisa merealisasikan karena belum menjadi Pj Bupati Belitung.

“Ide ini awalnya adalah ketika saya tugas di Kelapa Kampit pada saat Cheng Beng banyak warga keturunan Tionghoa yang datang untuk berziarah dengan rela dan militan pulang ke Kelapa Kampit berziarah ke makam leluhur. Mereka rela tidur di mess Kelapa Kampit sampai 15 orang di dalam satu kamar,” paparnya.

Oleh karena itu, pihaknya menilai kegiatan ini memiliki potensi yang sangat luar biasa sehingga akan dikemas dengan sebaik mungkin.

“Potensinya salah satu adalah akan banyak peziarah yang pulang ke Belitung demi berziarah. Fenomena ini penting di tengah kondisi pariwisata kita yang sangat lesu sekarang ini,” tutup Yuspian. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Bupati Djoni Alamsyah Pastikan Kualitas Layanan PSC 119 Tetap Terjaga Meski Ada Efisiensi Anggaran
Renovasi Klinik Utama Bakti Timah

Belitong Humanities

Renovasi Klinik Utama Bakti Timah Rampung, Siap Berikan Pelayanan Berkualitas Kepada Masyarakat

Belitong Humanities

Baznas Belitung Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di jalan Pagar Alam

Belitong Humanities

Pelindo Tanjungpandan Undang Awak Media, Sampaikan Kondisi Terkini Pelabuhan Tanjungpandan

Belitong Humanities

H+2 Idul Fitri 1445 Hijriah, 182 Penumpang Kapal Cepat Express Bahari 3 E Bertolak ke Pangkalpinang

Belitong Humanities

Tidak Ada Cuti Bersama Akhir Tahun, ASN Diminta Manfaatkan Libur Kumpul Bersama Keluarga
Jurnalis Belitung

Belitong Humanities

Jurnalis Belitung Kunjungi Harian Pikiran Rakyat, Belajar Kelola Media Secara Profesional

Belitong Humanities

‎Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional 2025 di Kantor Bupati Belitung Berlangsung Khidmat