Home / Belitong Economic and Business

Sabtu, 27 Mei 2023 - 18:41 WIB

Celetukan Jokowi Buat Harga Timah Melambung Tinggi, Untungkan Penambang Belitung

Sumber foto : Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan smelter baru (Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden).

Sumber foto : Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan smelter baru (Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden).

BelitongToday, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan rencananya untuk menghentikan ekspor mineral mentah. Setelah nikel, bauksit, dan selanjutnya timah. Langkah ini telah menimbulkan kehebohan di dunia dan berpotensi mempengaruhi harga timah secara global.

Meskipun belum ada aturan final terkait pelarangan ekspor timah. Saat ini sudah dipastikan bahwa pemerintah akan menghentikan ekspor bauksit mulai 11 Juni 2023. Ini berlaku bagi perusahaan yang belum membangun fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter).

Hal ini sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba).

Baca Juga  Perpanjangan HGU PT SWP Terbit, Kewajiban Plasma Masih Kurang Sembilan Persen

Tak pelak, hal ini akan menguntungkan penambang timah di Belitung.

Secara keseluruhan, pernyataan Presiden Jokowi mengenai penghentian ekspor mineral mentah, termasuk rencana penangguhan ekspor bauksit, telah menarik perhatian besar.

Langkah ini semoga dapat mendorong perusahaan untuk berinvestasi dalam pembangunan smelter. Hal ini guna pengolahan dan pemurnian mineral, sesuai dengan ketentuan dalam UU Minerba.

Pernyataan Presiden Jokowi mengenai penyetopan ekspor timah telah menjadi salah satu faktor yang mendorong Fitch Solution untuk meningkatkan proyeksi harga timah dari US$ 20 ribu per ton menjadi US$ 25 ribu per ton pada tahun 2023.

Baca Juga  DLH Belitung - SMK Negeri 1 Tanjungpandan Kelola dan Manfaatkan Sampah Rumah Tangga

Kebijakan penyetopan ekspor timah ini ia harapkan akan mengurangi pasokan global timah dan menciptakan ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan.

Dengan demikian, harga timah perkiraannya akan mengalami kenaikan sebagai respons terhadap penurunan pasokan.

Fitch Solution, sebuah lembaga riset dan analisis global, mempertimbangkan berbagai faktor. Termasuk, kebijakan pemerintah, permintaan pasar, dan kondisi industri dalam mengeluarkan proyeksi harga timah.

Dalam hal ini, pernyataan Presiden Jokowi mengenai penyetopan ekspor timah dianggap sebagai faktor yang berpengaruh dalam menaikkan proyeksi harga timah pada tahun 2023. (Reza)

Share :

Baca Juga

KM Lawit

Belitong Economic and Business

KM Lawit Angkut 62 Pemudik Rute Jakarta – Belitung

Belitong Economic and Business

Tingkatkan Pemberdayaan UMKM, Pemprov Babel Gelar Sosialisasi Kemitraan

Belitong Economic and Business

Peringati HJKT Ke-187, DKPP Belitung Gelar GPM dan Pasar Tani

Belitong Economic and Business

Pelindo Tanjungpandan Catat 5.612 Pergerakan Penumpang Selama Libur Nataru 2026

Belitong Economic and Business

Nelayan Seliu Keluhkan Aktivitas Kapal Compreng, Gelar Pertemuan di Dinas Perikanan Belitung, Ini Hasilnya
Udang Vaname

Belitong Economic and Business

Dinas Perikanan Belitung – Koperasi Karya Bahari Tanjung Rusa Panen Parsial 120 Kilogram Udang Vaname, 100 Kilogram Langsung Diborong UPI
Prakerja 2023 dibuka

Belitong Economic and Business

Resmi Dibuka, Berikut Cara Melamar Rekrutmen Prakerja 2023
UMKM belitung timur

Belitong Economic and Business

Pemkab Belitung Timur Latih 40 Pelaku UMKM Pasarkan Produk Secara Digital