BelitongToday, Tanjungpandan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan bersama Aparat Penegak Hukum (APH) menggelar apel razia gabungan, penggeledahan blok hunian, serta tes urine sebagai langkah penguatan keamanan, ketertiban, dan pencegahan peredaran gelap narkotika, Kamis, 17 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut melibatkan jajaran Lapas Tanjungpandan bersama Satuan Brimob Polda Kepulauan Bangka Belitung, Satuan Reserse Narkoba Polres Belitung, BNNK Belitung, dan Kodim Belitung. Aksi ini merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026.
Kepala Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Muhammad Rolan, menegaskan bahwa razia gabungan dan tes urine tersebut merupakan wujud komitmen jajarannya dalam mendukung kebijakan Kemenimipas sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi.
”Sinergi dengan APH akan terus kami perkuat untuk menciptakan Lapas yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba,” ujar Muhammad Rolan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel kesiapan personel guna menyamakan persepsi sebelum petugas melaksanakan penggeledahan di Blok A, Blok B, dan Blok C. Dari penggeledahan tersebut, petugas mengamankan sebanyak 50 item barang yang berpotensi mengganggu keamanan, seperti sendok dan garpu besi, korek api, botol parfum kaca, paku beton, kawat, hingga kartu remi dan domino.
Selain penggeledahan, Lapas Tanjungpandan bekerja sama dengan BNNK Belitung melaksanakan tes urine terhadap 51 peserta. Tes ini diikuti oleh 20 warga binaan pria, 21 warga binaan wanita, serta 10 pegawai termasuk Kalapas sendiri.
Plt. Kepala BNNK Belitung, Andi Kustiawan, mengapresiasi kolaborasi tersebut sebagai langkah deteksi dini yang krusial. Menurutnya, kolaborasi antarinstansi perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba.
Sementara itu, salah seorang warga binaan berinisial IN mengaku mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan dengan tertib. Bagi para warga binaan, kegiatan ini menjadi pengingat untuk terus menaati aturan dan menjaga ketertiban di dalam lapas.
Seluruh rangkaian kegiatan razia gabungan dan tes urine berjalan lancar dan aman. Melalui langkah deteksi dini serta penguatan sinergi bersama APH, Lapas Tanjungpandan berkomitmen untuk terus menjaga kondisi lingkungan pemasyarakatan yang kondusif dan bebas dari halinar (pungutan liar, narkoba, dan handphone). (Nazriel Semesta)
![]()







