Home / Belitong Humanities

Senin, 3 Oktober 2022 - 20:19 WIB

Diprotes Sejumlah Ormas Islam, Penyelenggara Akhirnya Membatalkan Oktober Fest

Suasana rapat dengar pendapat DPRD Kab. Belitung dengan ormas dan BW Suite

Suasana rapat dengar pendapat DPRD Kab. Belitung dengan ormas dan BW Suite

BelitongToday, Tanjungpandan – Acara Oktober Fest yang sedianya digelar di Hotel BW Suite, Tanjungpandan, batal. Hal ini dipastikan setelah beberapa ormas Islam dan adat melaksanakan Rapat Dengar Pendapat dengan DPRD Kabupaten Belitung dan pihak Hotel BW Suite, Senin (3/10).

Beberapa ormas Islam dan adat yang hadir diantaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI Belitung, Aliansi Umat Islam Belitung (Antab), Dewan Masjid Indonesia (DMI) Belitung, Ikatan Da’i Indonesia (Ikadi) Belitung, dan Lembaga Adat Melayu Belitong (Lambel).

Ketua Antab Belitung, Suhardi mengatakan kedatangan pihaknya adalah bentuk kepedulian menjaga pulau Belitung agar tetap aman, nyaman, dan terhindar dari malapetaka yang sangat mudah terjadi jika ada kemaksiatan di pulau Belitung.

“Terkait Oktober Fest ini adalag hal yang baru namun ajakannya sudah sangat luas. Sangat miris dengan ajakan mabuk sepuasnya, padahal selama ini semua pihak menjaga agar Belitung tetap kondusif. Karena jika tidak kondusif, belum tentu pertemuan DMM G20 kemarin bisa terlaksana di Belitung,” ujarnya.

Baca Juga  Debat Publik Perdana Pilkada 2024, Bawaslu Belitung Ingatkan Paslon Jaga Etika

Perwakilan dari hotel BW Suite, M. Faisal mengatakan BW Suite adalah tempat yang dipilih oleh klien. Klien memiliki kebebasan dalam memilih hotel yang diinginkan. Kami hanya menyediakan fasilitas tempat dan tidak bertanggungjawab atas isi acara.

“Untuk isi acara, sepenuhnya dari klien kami. Terkait pamflet dan poster yang ada di media sosial juga bukan kami yang buat,” ungkap Faisal.

Setelah beredar banyak penolakan ini menurutnya, dari pihak manajemen bahkan sampai ke pusat pun menyarankan untuk membatalkan acara tersebut demi kepentingan bersama.

“Kami sudah bersepakat dan mengontak klien untuk membatalkan acara tersebut,” jelasnya.

Ketua MUI Belitung, Syubki Sulaiman mengatakan dalam fatwa MUI no. 11 tahun 2009, MUI memutuskan bahwa alkohol statusnya haram. Meminum alkohol satu tetes saja haram.

Baca Juga  Mengawali Tugas Baru di Lanud ASH, Danlanud Laksanakan Entry Briefing Diikuti Seluruh Personel

“Namun kami bersyukur bahwa dari pihak BW Suite sudah membatalkan untuk sementara waktu ini, tapi berharap ke depannya tidak ada acara serupa yang diselenggarakan di tempat lain di Belitung,” ujarnya.

Pimpinan rapat, Ketua Bapemperda DPRD Belitung, Mirza Dallyodi mengatakan Belitung merupakan daerah yang dihuni banyak suku bangsa dan agama, miniatur Bhineka Tunggal Ika ada di Belitung. Pihaknya sangat bersyukur BW Suite memutuskan membatalkan acara walaupun sudah memilik izin peredaran minuman alkohol tipe A.

“Bersyukur BW Suite memutuskan membatalkan acara, walaupun secara legalitas formal dan perizinan, BW Suite memiliki izin untuk melaksanakan acara ini, tapi demi kepentingan bersama, BW Suite membatalkan acara ini,” ungkapnya. (admin)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

‎Diduga Terpeleset dan Jatuh, Seorang Pemancing Ditemukan Meninggal Dunia di Dermaga Tanjung Batu

Belitong Humanities

Angkat Bubu dari Dasar Lautan, Nelayan di Belitung Timur Kaget Temukan Puing Helikopter Polri

Belitong Humanities

Pagelaran Seni SMA Negeri 2 Tanjungpandan, Sudiyono: Semua Anak Punya Potensi

Belitong Humanities

Komunitas “Belitong Muda Bisa” Serahkan Rak Kain Sarung dan Mukena ke Masjid Abdul Hadi
Guru belitung

Belitong Humanities

Belitung Kekurangan Tenaga Guru, Kuota Penerimaan Tidak Sesuai dengan Kebutuhan

Belitong Humanities

Ustaz Abdul Somad Bakal Ceramah di Belitung, Belasan Ribu Jamaah Diprediksi Padati Stadion Tanjungpandan

Belitong Humanities

Bupati Belitung Kunjungi Mako Lanud H.AS Hanandjoeddin

Belitong Humanities

KPU Kabupaten Belitung Timur Buka Kembali Kesempatan Jadi Penyelenggara Pilkada