BelitongToday, Tanjungpandan – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Belitung memastikan persedian daging sapi mencukupi, guna memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri 1445 Hijriah
Saat ini ada sekitar 283 ekor sapi di Kabupaten Belitung terdiri 230 sapi lokal yakni Madura, Bali dan PO, 49 ekor sapi lokal yaitu Simental dan Limosin serta ada empat sapi jenis BX.
Direncanakan sapi akan kembali masuk ke Belitung secara berangsur-angsur sekitar 184 ekor sapi terdiri dari sapi Limosin, Simental dan BX.
Kepala DKPP Kabupaten Belitung Destika Efenly, bahwa persedian daging sapi di Belitung mencukupi kebutuhan masyarakat saat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
“Sapi kita insyallah stok cukup, karena kita ada yang masuk sapi segar dan daging beku, dan harga mungkin juga bisa terkendali,” kata Destika Efenly.
Menurut Destika, masyarakat Belitung juga sudah mulai akrab dengan daging beku, sehingga kemungkinan tidak akan ada kenaikan harga daging sapi segar menjelang lebaran nanti.
“Saat ini masyarakat sudah ada alternatif, dan dipastikan aman stok kita,” ujarnya.
Destika menyebutkan, selain dari Pulau Bangka, sapi segar yang masuk ke Pulau Belitung juga ada dari Madura serta Lampung.
“Kita juga akan ketat bagi sapi yang masuk, kemarin juga ambil sampel untuk antisipasi adanya penyakit sapi lato-lato di Belitung,” terangnya.
Selain itu, bagi pengiriman sapi segar ke Belitung juga harus memperhatikan persyaratan yang ada, terutama bebas PMK dari OPD daerah asal sapi itu.
“Jadi sapi yang masuk ke Belitung, kita minta ketentuan atau standar yang ada,” tandasnya. (Adoy)







