Home / Belitong Humanities

Jumat, 21 Februari 2025 - 10:58 WIB

Dukung Asta Cita Presiden RI, Kejari Beltim Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah dan MBG

Program kegiatan Jaksa Masuk Sekolah dan program MBG yang diselenggarakan oleh Kejari Beltim, Kamis 20 Februari 2025 kemarin.

Program kegiatan Jaksa Masuk Sekolah dan program MBG yang diselenggarakan oleh Kejari Beltim, Kamis 20 Februari 2025 kemarin.

BelitongToday, Tanjungpandan – Sebagai wujud komitmen dalam memberikan edukasi hukum kepada generasi muda, Kejaksaan Negeri Belitung Timur (Beltim) kembali menggelar program “Jaksa Masuk Sekolah” di SMA Negeri 1 Damar, Kamis 20 Februari 2025 kemarin.

Kegiatan itu dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Belitung Timur, Dr. Rita Susanti, Kepala Seksi Intelijen Ahmad Muzayyin dan jajaran Kejaksaan Negeri Beltim dan para pelajar.

Dalam sambutannya, Dr. Rita Susanti menegaskan bahwa program “Jaksa Masuk Sekolah” bertujuan memberikan pemahaman hukum secara humanis kepada para siswa.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, siswa-siswi dapat memahami pentingnya mengenali hukum dan menjauhi hukuman. Selain itu, pembagian makan siang bergizi merupakan bentuk nyata dukungan kami terhadap program pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Rita Susanti.

Baca Juga  Mau Ikut Belitung Expo 2024? Ini Syarat dan Waktu Pendaftaran, Pelaku UMKM Wajib Tahu!

Sebagai bagian dari program ini, Kejaksaan Negeri Belitung Timur juga menyelenggarakan kegiatan Pembagian Makan Siang Gratis Bergizi bagi siswa-siswi SMA Negeri 1 Damar.

“Program ini merupakan wujud dukungan terhadap program Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto,” kata Rita Susanti.

Kegiatan ini diisi dengan penyampaian materi edukasi hukum oleh Risdy Ardiansyah selaku Kepala Sub Seksi I Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Belitung Timur yang mengangkat Tema “Generasi Emas Taat Hukum”.

Adapun materi yang diberikan mencakup bahaya narkotika dan bullying yang menjadi perhatian khusus bagi Kejaksaan Negeri Belitung Timur.

Baca Juga  Ketua KONI Beltim Kecewa: Banyak Cabor Tak Diakomodir di Porprov VII Babel 2026

“Kedua isu ini dinilai sangat penting untuk dipahami oleh para siswa guna mencegah mereka terjerumus dalam tindak pidana narkotika serta perilaku perundungan (bullying) yang kerap menjadikan anak-anak sebagai korban,” papar Risdy
Ardiansyah.

Selain itu, kata Risdy, pembahasan juga menyoroti kasus- kasus tindak pidana yang dilakukan oleh anak di bawah umur yang masih marak terjadi di Kabupaten Beltim.
Penyampaian materi itu diikuti Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Damar, sejumlah guru dan 50 siswa kelas 11 serta Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Damar. (Angga/Rel)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

APDESI Belitung Minta Tunjangan Gaji ke-13 dan THR

Belitong Humanities

Asyik Bikin Konten Tugas Sekolah, Dua Pelajar Tersesat di Bukit Tebalu Belitung

Belitong Humanities

Akhiri Tugas Sebagai Kajari Beltim, Abdur Kadir Dimutasi ke Kajati Manokwari, Ini Sosok Penggantinya

Belitong Humanities

20.720 Batang Rokok Ilegal dan 10 Liter MMEA Dimusnahkan Bea Cukai Tanjungpandan
Muhammadiyah Belitung

Belitong Humanities

Gema Takbir Berkumandang, Warga Muhammadiyah Belitung Khusyuk Laksanakan Salat Idul Fitri 1444 Hijiriah

Belitong Humanities

Pemkab Belitung Gelar Rapat Persiapan Peringatan Hari Pahlawan 2025

Belitong Humanities

Kantor Imigrasi Tanjungpandan Sosialisasikan Peraturan Izin Tinggal Keimigrasian

Belitong Humanities

Jamaah Haji Belitung Siap Kembali ke Tanah Air, Pemda Bakal Lakukan Penyambutan