BelitongToday, Tanjungpandan – Pasangan Calon Bupati Belitung dan Wakil Bupati Belitung nomor urut 1 Djoni Alamsyah dan Syamsir menggelar kegiatan kampanye dalam bentuk lainnya berupa bazar sembako murah.
Kegiatan berlangsung di kediaman H. Muhtar Motong atau H. Tare di jalan Gatot Subroto, Kelurahan Paal Satu, Tanjungpandan, Minggu 17 November 2024.
Acara bazar sembako murah tersebut dibuka pukul 09.00 WIB. Kondisi gerimis tidak menyurutkan masyarakat menghadiri kegiatan bazar sembako murah tersebut.
Calon Bupati Belitung nomor urut 1 Djoni Alamsyah didampingi sang istri Mak Tari tampak menghadiri langsung kegiatan bazar sembako murah tersebut.
Bahkan, Djoni Alamsyah dan istri tak sungkan-sungkan melayani masyarakat secara langsung dalam kegiatan bazar sembako murah tersebut.
Ini adalah sosok Djoni Alamsyah yang selalu apa adanya tidak pernah segan-segan untuk turun langsung berbaur dengan masyarakat.
“Bazar sembako murah ini untuk membantu masyarakat, inilah yang bisa Djoni persembahkan baik sebagai calon bupati maupun pribadi,” jelasnya di hadapan ratusan peserta bazar, Minggu 17 November 2024.
Ia mengatakan, keinginan Djoni Alamsyah dari lubuk hati yang paling adalah membagikan sembako ini gratis kepada masyarakat.
Namun apa daya terbentur dengan aturan dan regulasi yang ditentukan oleh KPU Belitung.
“Dalam kegiatan bazar pun dibatasi KPU hanya 1.000 kupon yang bisa dibagikan ke masyarakat, tadi ada di depan yang tidak ada kupon coba masuk saja nanti kita bicarakan tidak ada yang tidak bisa diselesaikan,” jelas Djoni Alamsyah.
Dalam kesempatan ini pula, Djoni meminta dukungan dari masyarakat pada 27 November 2024 mendatang untuk dipilih sebagai Bupati Belitung.
Keinginannya mencalonkan diri sebagai Bupati Belitung bukanlah untuk mengejar jabatan, melainkan untuk mengabdikan dirinya di sisi usia untuk tanah kelahiran Belitung tercinta.
“Saya sudah selesai dengan urusan saya Bu. Di sisa hidup, saya ingin melayani masyarakat. Dan saya ingin sekali menjadi keluarga besar masyarakat Paal Satu,” jelas Djoni.
Ia mengajak masyarakat memilih dengan hati nurani yang paling dalam, jangan mudah tertipu dengan banyak dan indahnya program, karena belum tentu terealisasi.
“Jangan melihat indah program, tapi pilih pemimpin yang tulus dan ikhlas melayani masyarakat semua. Yang berpengalaman juga belum tentu karena masih bisa ugal-ugalan, apa ibu percaya jika sopir atau pilotnya juga masih bisa ugal-ugalan,” tegas Djoni.
Kegiatan bazar sembako murah tersebut menjual beras ukuran lima kilogram dan minyak goreng satu liter seharga Rp18.000.
Kegiatan mendapatkan pengawasan dari anggota Panwascam Bawaslu Belitung sampai acara selesai. (Nazriel)







