Home / Belitong Humanities

Kamis, 19 Januari 2023 - 14:18 WIB

Ini Tradisi Tahun Baru Imlek di Berbagai Negara: Tidak Hanya Bersihkan Rumah dan Amplop Merah

BelitongToday, Jakarta – Tradisi Tahun Baru Imlek sangat bervariasi dari satu negara ke negara lain. Tahun Baru Imlek seringkali menjadi hari raya yang masyarakat Tionghoa di seluruh dunia menantikannya.

Festival ini berlangsung dengan cara yang berbeda-beda, sesuai dengan tradisi masing-masing negara.

Di Indonesia, masyarakat keturunan Tionghoa merayakan Imlek dengan berkumpul bersama keluarga, menampilkan pertunjukan barongsai dan membagikan angpau. Lantas seperti apa tradisi Imlek di negara lain?

Tradisi Imlek di Berbagai Negara

1. Vietnam
Tradisi tahun Baru Imlek atau Tahun Baru Vietnam Dendi. Orang dewasa sering memberikan amplop merah kecil berisi uang tunai atau angpau, atau uang keberuntungan, kepada anak-anak.

Beberapa hidangan istimewa tersaji, seperti banh chung atau kue beras gurih, yang biasa menjadi hidangan keluarga saat merayakannya bersama. Ada juga sepiring buah dengan lima buah berbeda yang tersaji selama perayaan.

Orang juga sering melempar kembang api untuk mengusir roh jahat. Biasanya keluarga Vietnam juga akan mengunjungi kuil atau makam leluhur mereka untuk melakukan pengorbanan.

Baca Juga  H-3 Idul Fitri 1445 Hijriah, Express Bahari 3 E Berangkatkan 281 Penumpang Menuju Pangkal Balam

2.Korea Selatan
Di Korea, keluarga berkumpul untuk merayakan Tahun Baru Imlek dalam sebuah pesta besar. Liburan ini juga terkenal sebagai Seollal.

Tteokguk atau sup lontong bisa anda nikmati sebagai sajian istimewa saat hari raya karena lontong terlihat seperti koin.

Orang Korea sering menggantung gulungan indah berisi berkat di pintu mereka. Mereka juga menghormati leluhur mereka.

3.China
Tahun Baru Imlek juga banyak yang menyebutnya sebagai Festival Musim Semi Cina. Mereka sering makan ikan sebagai hidangan terakhir di malam tahun baru untuk keberuntungan.

Memang dalam bahasa Tionghoa, pengucapan kata “ikan” sama dengan pengucapan kata “kelebihan” atau “kelimpahan”.

Selain itu, hidangan lain yang bisa kita jumpai selama festival ini adalah sup pangsit, lontong berbentuk bulan, dan pangsit. Terkadang anda dapat menemukan koin bersih di pangsit untuk keberuntungan. Ada juga Festival Lentera dengan parade, tarian, permainan, dan kembang api.

Baca Juga  Pemerataan Infrastruktur Era Jokowi Dianggap Fondasi Indonesia Emas 2045

4.Singapura
Warga Singapura juga merayakan Tahun Baru Imlek sebagai salah satu hari libur paling menguntungkan tahun ini.

Karena Singapura memiliki komunitas Tionghoa yang begitu besar, negara ini juga merayakan festival budaya Tahun Baru Imlek. Beberapa di antaranya adalah Hóng Bāo, makan keluarga besar, petasan, dan cat merah yang menutupi rumah dan seluruh kota.

Peranakan Singapura sekarang menyajikan makanan di porselen merah dan emas dengan garpu dan pisau.

Orang juga membuat membuat kue nian gao atau kue ketan. Kue tersebut menjadi rejeki bagi masyarakat Tionghoa.

5.Filipina
Orang Filipina biasanya merayakan Tahun Baru Imlek dengan mendekorasi tempat-tempat dengan dekorasi berwarna merah. Festival ini juga menampilkan pertunjukan tarian naga dan barongsai.

Masyarakat di sana juga mengkonsumsi mie panjang untuk melambangkan kesehatan dan umur panjang. (Mg2)

https://youtu.be/HknPR4dDkBU

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Pelantikan Majelis Pembimbing dan Kepengurusan Kwarcab Gerakan Pramuka Belitung Masa Bakti 2025-2030

Belitong Humanities

‎Kompak! Tiga OKP di Belitung Gelar Peringatan 1 Muharam 1448 Hijriah, Usung Tema Pemuda Hijrah
Guru belitung

Belitong Humanities

Belitung Kekurangan Tenaga Guru, Kuota Penerimaan Tidak Sesuai dengan Kebutuhan
Indonesia

Belitong Humanities

Kesadaran Masyarakat Indonesia akan Dana Pensiun Masih Cukup Rendah

Belitong Humanities

DPUPRP2RKP Beltim Akan Rutin Gelar Ngopi Bersama Wartawan

Belitong Humanities

Hari Buruh Internasional, Kapolres Belitung Pimpin Apel Siaga dan Patroli Kamtibmas

Belitong Humanities

Pemkab Belitung dan Bupati Belitung Raih Penghargaan AHI 2022

Belitong Humanities

DPKD Belitung Berikan Penghargaan kepada Pemustaka Terbaik dan Pemenang Lomba Arsip Desa