BelitongToday, Tanjungpandan – Di tengah kondisi angin kencang dan gelombang tinggi saat ini, nelayan tradisional Belitung diimbau untuk waspada saat turun melaut.
Imbauan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perikanan Belitung, Firdaus Zamri agar nelayan khususnya nelayan tradisional dapat mewaspadai angin kencang dan gelombang tinggi.
“Kita menyampaikan imbauan agar nelayan tradisional dapat mewaspadai terjadinya cuaca ekstrem angin kencang dan gelombang tinggi,” ungkap Kepala Dinas Perikanan Belitung, Firdaus Zamri, Selasa 31 Desember 2024.
Ia menjelaskan, nelayan tradisional merupakan nelayan yang beresiko tinggi saat melaut apalagi di tengah kondisi cuaca ekstrem sekarang ini.
Berdasarkan imbauan yang dikeluarkan oleh BMKG, tinggi gelombang di wilayah perairan setempat berkisar 0,5 – 1,25 meter.
Akan tetapi saat ini kondisi tidak menentu dan cepat berubah-ubah sehingga kondisi ini harus diwaspadai oleh para nelayan.
“Kita mengimbau nelayan di daerah itu tidak memaksakan diri untuk turun melaut saat cuaca buruk, apalagi nelayan Belitung mayoritas merupakan nelayan kecil dengan armada kapal di bawah 5 GT,” ungkap Firdaus Zamri.
Namun apabila terpaksa harus melaut, Ia mengimbau nelayan dapat melengkapi alat keselamatan dan radio komunikasi di kapal saat turun melaut.
“Kalau kondisinya darurat ada badai dan angin kencang segera berlindung ke wilayah aman,” tandasnya. (Nazriel)







