Home / Belitong Humanities

Minggu, 22 Oktober 2023 - 12:32 WIB

Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Santri 2023, Sanem Minta Santri Kuat Rohani dan Jasmani

Upacara peringatan Hari Santri 2023 di halaman pondok pesantren Darul Arafah, Sijuk, Minggu (22/10) pagi.

Upacara peringatan Hari Santri 2023 di halaman pondok pesantren Darul Arafah, Sijuk, Minggu (22/10) pagi.

BelitongToday, Sijuk – Bupati Kabupaten Belitung, Sahani Saleh, bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Santri 2023. Upacara peringatan Hari Santri 2023 berlangsung di halaman Pondok Pesantren Darul Arafah, Desa Tanjung Tinggi, Sijuk, Minggu (22/10).

Upacara juga diikuti oleh sejumlah tamu undangan. Di antaranya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung, Masdar Nawawi beserta sejumlah pimpinan pondok pesantren yang ada di Belitung.

Dalam amanatnya, Sahani Saleh mengucapkan selamat Hari Santri 2023. Ucapan tersebut ia haturkan kepada seluruh para pimpinan atau pengasuh pondok pesantren di Belitung. Serta, para santri yang saat ini sedang berjihad menuntut ilmu di dalam pondok pesantren.

Baca Juga  Khidmatnya Pelaksanaan Upacara HUT ke-80 RI di Halaman Kantor Bupati Belitung

“Selamat Hari Santri 2023, Jihad Santri Jayakan Negeri,” ucapnya.

Menurut Sanem, seorang santri harus sehat secara rohani dan jasmani. Hal ini menjadi modal yang kuat dalam perjuangan jihad menuntut ilmu.

“Karena dalam menuntut ilmu para santri harus memiliki fisik yang kuat dan sehat, upacara pagi ini adalah salah satunya wujud dari kesehatan jasmani yang kuat,” harapnya.

Ia mengatakan, tujuan utama dari pendidikan di pondok pesantren adalah menciptakan generasi yang akhlakul karimah atau akhlak yang baik dan terpuji.

Baca Juga  Hilang Selama 12 Hari, Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Kakek Rahman dalam Kondisi Selamat

“Tentunya dalam pendidikan pondok pesantren tujuannya adalah untuk menciptakan generasi penerus Islam yang berakhlak mulia,” ucapnya.

Selain itu, Ia mengingatkan, perjuangan menegakkan Islam ke depannya akan penuh dengan dinamika dan tantangan.

Oleh karena itu, para santri juga harus memiliki sikap pantang menyerah dan memperjuangkan agama Allah SWT.

“Di sinilah letaknya bahwa santri ke depannya harus kuat iman karena akan penuh tantangan dalam memperjuangkan agama Islam,” paparnya. (Nazriel)

https://youtu.be/moEUyL2vjEo?feature=shared

Share :

Baca Juga

penerbangan internasional

Belitong Humanities

Buka Rute Penerbangan Internasional, Pemkab Belitung Lobi Sejumlah Maskapai
Upacara

Belitong Humanities

Pemkab Belitung Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-95, Suksesyadi Jadi Inspektur Upacara

Belitong Humanities

HPN Belitung 2024, Ketua PWI Belitung Ingatkan Pesan Jokowi, Diskominfo Harus Banyak Belanja Iklan di Media
Polres Beltim

Belitong Humanities

Ops Patuh Menumbing 2023 Resmi Berakhir, Satlantas Polres Beltim Keluarkan 153 Surat Tilang
Pakuda Belitung

Belitong Humanities

Pakuda Belitung Gelar Peringatan Isra Mi’raj 1444 Hijriah

Belitong Humanities

Bahas Permasalahan di Daerah, Pjs Bupati dan Forkopimda Belitung Timur Guyub di Warkop
Kejati

Belitong Humanities

Kejati Babel Panggil Kepala Bappeda Beltim, Ada Apa?

Belitong Humanities

Bangun Sinergitas, Pengurus Pokja Wartawan Belitung Audiensi dengan Kapolres Belitung